Izinkan kewarganegaraan ganda di Indonesia/Allow dual citizenship in Indonesia

0 telah menandatangani. Mari kita ke 500.


Nama saya Salizah Dowson, dan saya adalah anak dari dua negara. Menurut undang-undang pemerintah (sesuai dengan ketentuan Undang-undang Kewarganegaraan Indonesia [UU No. 12/2006]) saya hanya punya waktu tiga tahun sebelum saya harus memilih satu kewarganegaraan untuk dilepaskan karena hukum di Indonesia. Dan saya tidak sendiri - Di dunia modern kita, ada begitu banyak orang dengan kewarganegaraan ganda di seluruh Indonesia. Tetapi tidak mungkin untuk memilih satu ketika kedua kebangsaan adalah bagian besar dari kita, terutama karena inilah kita dan kita harus memiliki hak untuk menjadi diri kita sendiri. Mari bersama-sama memperjuangkan hukum kewarganegaraan ganda permanen di Indonesia!

-

My name is Salizah Dowson, and I am a child of two nationalities. According to the laws of the government (in accordance with the provisions of the Indonesian Citizenship Law [Law No. 12/2006]) I have only three years before I have to choose one nationality to let go of because of the laws in Indonesia. And i'm not alone - In our modern world, there are so many people with dual citizenship throughout Indonesia. But it's impossible to choose one when both nationalities are a huge part of us, especially because this is who we are and we should have the right to be who we are. Let's fight for the laws of permanent dual citizenship in Indonesia together!