Indonesia Darurat Sertifikasi/ Standarisasi Nasional Untuk Ustadz/ Ustadzah

0 telah menandatangani. Mari kita ke 200.


Kalau profesi yang sifatnya 'keduniaan' saja, di sistem manajemen SDM sudah ada sistem standarisasi berdasarkan kompetensi dan sertifikasi, semestinya untuk profesi ustadz dan ustadzah yang menuntun umat dalam hal keagamaan harus juga diadakan sertifikasi nasional supaya umat tidak sesat. 

Maka ustadz dan ustadzah harus ada standar kompetensi / sertifikasi yang berlaku nasional. Jangan karena cuma mualaf, belajar agama sekilas, jadi ustadz. Jangan hanya karena main film religius, kursus beberapa bulan tentang ilmu islam/ fiqih, bisa jadi penceramah. 

TV nasional terutama harus menahan diri untuk memilih kriteria ustadz dan ustadzah yang layak tampil di TV, karena akhir - akhir ini netizen protes pada beberapa ustadz/ ustadzah yang mengomentari hal- hal di luar kompetensinya atau terdengar kurang layak, seperti penceramah muda yang menganalogikan surga seperti tempat 'sex party', penceramah perempuan yang melarang muslim menjadi dokter hewan, penceramah laki-laki yang menyebut penggunaan pembalut dan high heels sebagai sebab belum dikaruniai anak, dan penceramah pria yang menyebut perempuan yang melahirkan cesar karena ada jin sehingga harus diruqyah. 

Untuk itu kami mohon kepada Menteri Agama dan MUI mulai menggagas dan membuat sistem sertifikasi Ustadz dan Ustadzah

http://www.bbc.com/indonesia/trensosial-40847261

 



Hari ini: sari mengandalkanmu

sari musdar membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Menteri Agama: Indonesia Darurat Sertifikasi/ Standarisasi Nasional Untuk Ustadz/ Ustadzah". Bergabunglah dengan sari dan 105 pendukung lainnya hari ini.