Cabut Pembekuan IMB Masjid Imam Ahmad bin Hambal

Petisi ditutup

Cabut Pembekuan IMB Masjid Imam Ahmad bin Hambal

Petisi ini mencapai 2.436 pendukung

bukorih abu fatih memulai petisi ini kepada Menkumham dan

Pembangunan masjid Imam Ahmad bin Hambal ditinjau dari hukum agama

Isu yang selalu dijadikan alasan untuk menghang-halangi pembangunan masjid adalah isu tuduhan wahabi atau perbedaan paham.
Pertama tentu dijelaskan apa dan bagaimana ajaran wahabi tersebut..?
Kedua: apakah tuduhan-tuduhan tersebut sudah terbukti secara hukum..?
Ketiga: jika tuduhan-tuduhan tersebut terbukti apakah melanggar secara hukum negara dan hukum agama..?
Keempat: Jika terbukti melanggar secara hukum negara dan hukum agama, Apakah wahabi secara resmi dilarang di negara ini..?
Kelima: apakah tuduhan sesat, radikal,
menyimpang dan lain sebagainya apakah dapat diterima bila dituduhkan oleh setiap orang yang berbeda paham kepada lawannya tanpa ada pembuktian hukum..?
Bukankah ini namanya menyebar rasa kebencian kepada orang lain..? Dan ada pasal pidananya..?

Alasan perbedaan paham
Sesungguhnya perbedaan paham bukanlah hal yang baru ada sekarang ini. Perbedaan paham sudah ada sebelum Indonesia merdeka, sebelum adanya ormas A dan B, bahkan sudah ada semenjak zaman para ulama terkemuka dikalangan umat ini.
Selama perbedaan tersebut mengacu kepada paham para sahabat dan ulama, maka hal ini merupakan sesuatu yang telah menjadi kenyataan di tengah umat.

Disini harus dibedakan antara membahas masalah secara ilmiah dengan hubungan berinteraksi sesama muslim.
Jika membahas masalah khilafiyah dilarang berarti kitab-kitab ulama yang ada di tengah-tengah kita harus dibuang jauh-jauh. Disamping itu berarti menutup pintu kecerdasan berdiskusi dan kecerdasan dalam menjalin hubungan dalam perbedaan. Dan ini jelas bertentangan dengan iradah kauniyah Allah.
Anehnya kenapa mereka yang dituduh wahabi dilarang bicara tentang khilafiyah padahal tetangga sebelah bebas-bebas saja untuk membicarakannya…?
Kenapa mereka yang dituduh wahabi dianggap meresahkan pada hal mereka tidak pernah menggelar kajian di jalan umum atau pakai speker keras-keras untuk salawatan dan tahlilan sampai larut malam..?
Kenapa mereka yang dituduh wahabi diisukan berfaham intoleran dan radikal..? Pada hal mereka belum pernah melarang kajian, membakar pondok pesantren, melarang pembangunan masjid, justru yang biasa melakukanya adalah pihak yang menuduh.
Kenapa mereka yang dituduh wahabi difitnah memecah belah umat pada hal mereka selalu mengajak untuk bersatu dengan jamaahnya para sahabat..? Bukan mengajak kepada ajaran ormas.
Jika mereka berbeda paham dengan yang mayoritas, apa perbedaan mereka itu menyimpang secara ajaran Islam sebagaimana yang diamalkan oleh para sahabat dan para ulama terkemuka dari kalangan umat ini…?
Jika terdapat kesalahan, kekeliruan dan kelemahan sebagian dari mereka, apakah pada kelompok yang lain tidak terdapat pula hal yang sama di tengah-tengah mereka..?
Lalu permasalahannya apa dari pihak yang melarang..?
Semestinya jika mereka terbukti salah secara hukum negara, maka mereka harus dilaporkan kepada penegak hukum, bukan main massa atau main hakim sendiri.
Seharus jika mereka terbukti salah dalam memahami agama, maka mereka harus dilaporkan kepada MUI, bukan menghukum mereka menurut faham ormas tertentu.
Mereka adalah orang yang berhak secara sah untuk hidup dan berkehidupan di negeri ini. Nenek moyang mereka juga berjuang dalam memperjuangkan kemerdekaan untuk negeri ini. Jadi jangan sampai ada pribadi atau ormas tertentu yang merasa lebih berhak dari yang lain untuk hidup di negeri dan bagi yang berbeda paham harus diusir atau diintimidasi.

*) Dosen STDI Imam Syafi’i Jember


http://fokusislam.com/8574-pembangunan-masjid-imam-ahmad-bin-hambal-dari-tinjauan-hukum-negara-dan-hukum-agama.html

Petisi ditutup

Petisi ini mencapai 2.436 pendukung