Hari Anti Hoax Nasional

0 telah menandatangani. Mari kita ke 200.


Dunia maya beberapa tahun belakangan ini dimarakkan oleh berita-berita maupun foto-foto yang tidak asli (hoax) demi kepentingan tertentu sang pembuat. Penyebaran kesemuanya ini makin hari kian meluas hingga yang terparah adalah berita palsu di mana Ratna Sarumpaet (Timses dari salah satu pasangan Calon Presiden-Wakil Presiden untuk Pemilu 2019) dikeroyok orang-orang tertentu hingga babak-belur. Penyebaran informasi palsu ini lama-kelamaan dapat memecah-belah persatuan dan ketenangan masyarakat luas Indonesia. Informasi palsu dalam hal perilaku agama tertentu, ormas tertentu, daerah gempa Tsunami dan korban-korbannya, tragis baru-baru ini yang menimpa Pesawat Lion Air dan para penumpangnya yang tenggelam misalnya, telah merugikan pihak-pihak tertentu sebagai korban dari informasi palsu tersebut. Masyarakat sendiri, terutama yang belum tercerahkan, masih kesulitan untuk memilih dan menyaring informasi yang benar dan yang tidak termasuk kesulitan untuk percaya akan fakta. Kita sebagai masyarakat yang sedikit demi sedikit mengetahui efek negatif dari meluasnya produksi kepalsuan-kepalsuan (hoax) informasi. Kiranya perlu mengkampanyekan suatu agenda yaitu “perang melawan hoax”. Oleh karenanya, kami sebagai mahasiswa salah satu universitas di Surabaya mengusulkan untuk diadakannya suatu hari istimewa yaitu “Hari Anti-Hoax Nasional”. Ada pun maksud dan tujuan penetapan ini adalah untuk menyadarkan masyarakat bahwa hoax menjadi pemicu permasalahan dalam kehidupan masyarakat. Dan lewat peringatan “Hari Anti Hoax Nasional” ini menjadi alarm untuk menyadarkan masyarakat  bahwa hoax adalah musuh demokrasi.



Hari ini: Nike mengandalkanmu

Nike Jen membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Masyarakat Indonesia : Hari Anti Hoax Nasional". Bergabunglah dengan Nike dan 105 pendukung lainnya hari ini.