SUKU PAKPAK BUKAN BATAK

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


  • Suku Pakpak Bukan Batak kok dibilang perpecahan?

Zaman dahulu sebelum Belanda & Jepang menjajah Indonesia dan masuk ke Tanah Pakpak, Suku Pakpak sudah memiliki Sistem Pemerintahan yang didalamnya tidak ada kaitan dengan suku lain.

Sistem pemerintahan tsb ialah "Sulang Silima", Yakni :
1. Perisang-isang,
2. Perekur-ekur,
3. Pertulan tengah,
4. Perbetekken, &
5. Perpunca ni Adep.

Dan strutur organisasi pemerintahannya yakni :
1. Parube Haji, (Setara Bupati)
2. Takal Aur, (Setara Camat)
3. Pertaki, (Setara Kepala Desa) &
4. Alingen/Kejeroen. (Setara Kepala Dusun)

Dan setelah Belanda masuk ke Tanah Pakpak, Belanda ingin menghancurkan Suku Pakpak tetapi sangat sulit karena kegigihan pejuang Pakpak.
Lalu, Pada akhirnya Belanda dengan licik membuat sistem Devide Et Impera (Memecah Belah)

Dari sistem tersebut, Belanda menyerahkan bagian" Tanah Pakpak kpd Kekuasaan pemerintahan daerah lain, seperti :
- Klasen (Pakkat/Parlilitan) diberi menjadi kekuasaan TAPUT &
- Boang (Singkil) diberi kekuasaan terhadap Alas, Gayo, dan Singkil

Dan semua Suku yang ada di Sumatra bagian Utara tepatnya yg bermukim di pegunungan diberi nama kelompok BATAK oleh Belanda.

Berarti sejak awal Suku Pakpak bukanlah bagian dari kelompok Batak, dan apakah jika sekarang Suku Pakpak tidak mau di sebut Batak adalah suatu tindakan yang menimbulkan Perpecahan? Hahaha

Ingat, sebelum Indonesia merdeka kita memang masih terpecah belah dan setelah Indonesia merdeka maka semua masyarakat dari berbagai daerah/suku bersatu membentuk sebuah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)

Kita hanya disatukan oleh NKRI dan kita ada dibawah naungan NKRI, Bukan dibawah naungan BATAK!. Jadi, tidak ada yang namanya perpecahan jika beberapa Suku yang diklaim oleh Suku Toba masuk ke rumpun Batak tidak ingin di sebut Batak!

Wajar saja kami Suku Pakpak tidak ingin di sebut keturunan Batak, Karena kami memiliki Sejarah, Adat, Istiadat dan Identitas sebagai suku yang mandiri dan berbeda dengan suku manapun, Ini NKRI bung! Bhinneka Tunggal Ika, Berbeda-beda tapi tetap satu!

Prof. Dr. Edward Simanungkalit mengatakan "Saya ini orang Toba bukan oranf Batak..!!" Orang Toba saja mengaku bukan Batak, Masa kita Suku yang berdiri dan memiliki sejarah sendiri enggan menolak Pembatakan?

Semoga generasi muda Suku Pakpak sadar akan pentingnya untuk memperjuangkan dan merebut kembali identitas Suku kita yang sudah di sesatkan oleh oknum suku lain!

Kita sudah merdeka hampir 100 tahun, tapi Suku kita masih saja terjajah oleh Suku lain, Ayooo!!! Bangkitkan semangat juangmu Pemuda/i Pakpak!! Tunjukkan jati dirimu sebagai keturunan Pakpak! Jujung Lupo Mu!!!!

Njuah-Njuah Mo Banta Karina✊
#BhinnekaTunggalIka #JujungLupoMu