Berangkatkan Zaadit Taqwa ke Asmat

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Jumat 2 Februari 2018, seorang mahasiswa UI yang memiliki kedudukan sebagai ketua BEM mengacungkan kartu kuning di sela sela kunjungan Presiden Joko Widodo.

"Kita memang ngasih peringatan buat Jokowi untuk menyelesaikan berbagai permasalahan bangsa yang sedang terjadi," kata Zaadit. Kepala Kajian dan Aksi Strategi BEM UI, Alfian Tegar Prakasa, mengatakan BEM UI menggelar aksi #KartuKuningJokowi terkait kedatangan Jokowi ke UI. Aksi digelar sejak pagi di Stasiun UI dan di dalam Balairung UI.

Mereka meminta Presiden Jokowi mengevaluasi 3 hal. Tuntutan tersebut adalah:

1. Tuntaskan persoalan gizi buruk di Asmat, Papua.
2. Menolak dengan tegas rencana pengangkatan Pj gubernur dari kalangan Polri aktif.
3. Menolak draf Permendikti tentang Organisasi Mahasiswa yang dianggap sangat membatasi pergerakan mahasiswa.

"Kami meminta Presiden Jokowi menuntaskan permasalahan tersebut," ujarnya.

Gerakan ini dibuat sebagai wadah untuk membantu memberangkatkan eksekutif BEM untuk terjun langsung ke Papua. Saya pribadi berharap, mereka akan mengambil peran disana, bisa melihat langkah langkah apa yang sebaik nya diambil pemerintah sebagai bentuk solusi dari kritikan mereka karena saya percaya mahasiswa adalah makhluk intelektual dan saya yakin mereka seratus persen berharap kebaikan untuk negeri ini. Mari kita berangkatkan mereka agar seyogianya mereka bisa melihat secara langsung kondisi saudara saudara kita di Papua dan memberi masukan atau bahkan terjun langsung membantu mereka.



Hari ini: martina mengandalkanmu

martina purba membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Masyarakat Indonesia: Berangkatkan Zaadit Taqwa ke Asmat". Bergabunglah dengan martina dan 49 pendukung lainnya hari ini.