Tolak Pembangunan Bandara Antariksa

Tolak Pembangunan Bandara Antariksa

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.
Dengan 100 tanda tangan, petisi ini akan lebih mungkin ditampilkan di halaman rekomendasi!
SABAROFEK DAVID memulai petisi ini kepada MASYARAKAT BIAK NUMFOR

LSM Forum Peduli Masyarakat Biak menolak rencana pemerintah membangun Bandara Antariksa di Kabupaten Biak Numfor, Papua karena mengancam penggusuran permukiman warga.

Anggota Forum Peduli Masyarakat Biak, Yohanis Mambrasar menyebut, rencana pembangunan proyek tersebut sangat banyak berada di titik permukiman milik warga. Tak terdapat satu pun pulau di Biak yg kosong alias tak berpenghuni.

“Itu artinya jika proyek ini dibangun, maka pemerintah akan merelokasi seluruh penduduk pulau Biak, dan juga serta ribuan warga Biak akan kehilangan tanah dan juga serta laut sebagaimana ruang hidupnya,” ungkap Yohanis melalui keterangan tertulis, Hari Senin (22/3).

Yohanis menjelaskan, proyek pembangunan Bandara Antariksa di Biak saat ini terus dibahas dari pemerintah Kabupaten Biak dan juga serta Lembaga Penerbangan dan juga serta Antariksa Nasional (LAPAN). di dalam pertemuan terakhir awal Maret lalu katanya, pemerintah telah menyepakati proyek ini.

Padahal, menurut Yohanis, masyarakat sampai saat ini masih menolak pembangunan bandara untuk pesawat luar angkasa tersebut. Menurut dia, pemerintah abai terhadap aspirasi warga yg menyatakan sikap menolak.

“Masyarakat menolak proyek ini namun pemerintah dan juga pihak LAPAN abai dan juga serta terus memaksakan proyek ini dijalankan,” katanya.

Sementara itu, Koordinator Forum Peduli Masyarakat Biak Michael Awom menilai, proyek tersebut mengabaikan hak-hak dasar masyarakat pribumi yg berkaitan dengan hak ulayat masyarakat adat.

Penolakan terhadap rencana pembangunan bandara Antariksa bukan kali pertama. Penolakan serupa, kata dia, pernah dilakukan warga pada media 2006-2007 saat kelompok intelektual Biak menggelar diskusi penolakan rencana pembangunan Bandara Antariksa di Biak. Penolakan kembali dilakukan warga pada 2016 dan juga serta 2017.

“Sikap penolakan masyarakat Biak, sepertinya tidak ditanggapi pemerintah, sehingga hal ini kembali menggemparkan masyarakat Biak pada 12 Maret 2021 yg kini menuai pro dan juga serta kontra,” kata dia.

Menurut Awom, rencana pembangunan Bandara Antariksa di Biak akan memutus rantai kehidupan masyarakat adat setempat yg dijalani secara turun temurun.

Selain itu, proyek tersebut serta akan menghapus vegetasi hutan, hilangnya lahan bertani dan juga serta berburu, tercemarnya udara dan juga serta dampak lainnya terhadap berbagai kehidupan di pulau Biak.

Oleh sebab itu, Awom mendesak supaya pemerintah tak mengambil keputusan sepihak terkait pembangunan Bandara Antariksa di Biak.

Ia mendesak supaya pemerintah daerah segera menginisiasi pertemuan terbuka dengan seluruh elemen masyarakat Biak untuk membahas dan juga serta mencari solusi penyelesaian pro dan juga serta kontra proyek tersebut.

“Apabila statement tuntutan ini tidak ditanggapi, maka di dalam waktu dekat, kami masyarakat, pemuda, dan juga serta rakyat Papua siap melakukan aksi terbuka,” tuturnya.

Selain Forum Peduli Masyarakat Biak, sejumlah organisasi yg menyatakan penolakan terhadap pembangunan Bandara Antariksa yakni, Solidaritas Mahasiswa Saireri dan juga serta Solidaritas Mahasiswa Papua.

 

Sumber Referensi & Artikel : C N N – I N D O N E S I A

https://editorial.idnpos.com/terbaru/forum-masyarakat-biak-tolak-pembangunan-bandara-antariksa

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.
Dengan 100 tanda tangan, petisi ini akan lebih mungkin ditampilkan di halaman rekomendasi!