TOLAK PENERAPAN JAM MALAM KABUPATEN TULUNGAGUNG

0 telah menandatangani. Mari kita ke 1.000.


Penerapan kebijakan jam malam mulai pukul 20.00 WIB di Kabupaten Tulungagung karena pandemi Covid-19 dirasa tidak logis dan cenderung merugikan pelaku usaha kecil yang buka di malam hari. Kebijakan ini tidak menjadi win win solution antara pemerintah dan masyarakat. Masyarakat terutama pelaku usaha dan konsumen merasa dirugikan dengan kebijakan ini.

Sebelumnya kita sempat menerima penerapan jam malam pukul 22.00, akan tetapi ketika menjadi jam 20.00 menjadi sangat tidak logis. Apalagi munculnya kebijakan karena pandemi Covid-19, tentunya virus tidak hanya keluar di malam hari. Penerapan jam malam sangat dirasa krusial, karena banyak usaha warung kopi, pedagang, penjual makanan yang buka di malam hari untuk mencari konsumen. Selama ini tidak ada kompensasi dari pemerintah dalam rangka menjaga stabilitas ekonomi pedagang, yang ada mereka hanya memberikan sanksi bagi pelaku usaha.

Selain itu, banyak dari oknum-oknum petugas sebenarnya melanggar protokol kesehatan. Mulai dari bergerombol, ngopi di siang hari dengan mengabaikan protokol kesehatan. Hal ini tentunya menjadi masalah kita bersama untuk menyuarakan ketidakadilan dalam penerapan kebijakan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Tulungagung.

Jangan sampai hukum dan sanksi hanya tajam ke bawah, namun tumpul ke atas. Hanya ada satu kata LAWAN.