Kemenangan

Solusi Komplain dari Tokopedia Bersifat Paksaan Disertai Ancaman yang Merugikan Konsumen

Petisi ini membuat perubahan dengan 10 pendukung!


Kepada Manajemen Tokopedia yang terhormat,

Komplain saya, selaku pembeli, dengan nomor invoice : INV/20180729/XVIII/VII/185090003 sejak tanggal 31 Juli 2018 22:12 WIB pada Pusat Resolusi Tokopedia mengenai barang yang saya terima tidak sesuai dengan deskripsi spesifikasi produk, hingga saat ini, belum terselesaikan dengan baik.

Sebelumnya saya pernah sepakat atas pengajuan solusi ‘Retur dan Pengembalian Dana’ dengan kondisi ongkir retur ditanggung oleh penjual. Namun, dalam pelaksanaannya, ternyata retur barang tidak dapat saya lakukan dikarenakan paket tersebut ditolak pengirimannya oleh 3 (tiga) ekspedisi yakni : JNE, TIKI, dan Si Cepat. Penolakan tersebut disertai bukti-bukti berupa call recording antara saya dengan agen JNE, email dari TIKI, dan rekaman video di counter/kantor Si Cepat yang mana ketiga bukti tersebut telah disampaikan kepada pihak Tokopedia.

Adapun alasan penolakan atas barang yang hendak diretur tersebut berpotensi gagal lolos X-ray pihak bandar udara menimbang barang tersebut merupakan barang mudah terbakar.

Oleh karena itu, saya mengajukan solusi menjadi pengembalian dana sebagian (50%) saja yang merupakan hak saya mengingat barang yang saya terima tidak sesuai dengan deskripsi produk, seperti yang tertera pada UU Perlindungan Konsumen  Pasal 4 (h).

Namun, oleh Admin Tokopedia, saya terus menerus dipaksa untuk melakukan retur dengan menggunakan ekspedisi lain yakni Pos Indonesia, di mana apabila nomer resi retur tidak segera diinformasikan dalam batas waktu tertentu, dana pembelian akan diteruskan kepada penjual.

Bukankah saya berhak menolak meretur barang tersebut dan memilih pemgembalian dana sebagian? Saya telah bertindak kooperatif dalam hal ini mengingat solusi tersebut adalah saran dari Admin Tokopedia, namun di luar batasan kemampuan saya, barang tersebut tidak bisa dikirim seperti yang telah saya sebutkan.

Untuk kembali meretur barang melalui Pos Indonesia seperti yang telah disarankan oleh Admin Tokopedia ,bukankah merupakan pemaksaan yang disertai ancaman bahwa saya tidak akan mendapatkan ganti rugi?

Secara personal, saya sudah keberatan dengan opsi retur mengingat keterbatasan saya dalam hal materiil (ongkos bbm untuk ke ekspedisi) beserta keterbatasan waktu dan tenaga, ditambah dengan kerugian atas barang yang tidak sesuai.

Dalam kasus ini, apabila Admin Tokopedia menolak ganti rugi akibat kerugian yang saya alami ketika berbelanja di Tokopedia yang hanya berdasar pada ketidakmampuan saya untuk meretur barang, bukankah hal ini merupakan pelanggaran hukum UU Perlindungan Konsumen?

Bukankah penjual yang telah mengirimkan barang tidak sesuai ini telah melakukan pelanggaran terhadap UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen Pasal 8  ayat 1 (f) dan apabila dana tetap saja diteruskan 100% kepada penjual oleh Tokopedia, bukankah termasuk pelanggaran hukum, khususnya KUHP Pasal 378?

Apakah solusi yang disertai paksaan & ancaman terhadap konsumen tersebut memang merupakan aturan dari manajemen Tokopedia dalam menanggapi keluhan konsumen?

Apakah pihak Tokopedia lebih berpihak pada penjual yang telah melakukan pelanggaran hukum dibandingkan dengan konsumen yang telah dirugikan?

Saya berharap hak-hak saya sebagai konsumen Tokopedia tidak dirampas dan berikan saya ganti rugi yang menjadi hak saya. Terima kasih.



Hari ini: Minerva mengandalkanmu

Minerva Minerva membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Manajemen Tokopedia: Solusi Komplain dari Tokopedia Bersifat Paksaan Disertai Ancaman yang Merugikan Konsumen". Bergabunglah dengan Minerva dan 9 pendukung lainnya hari ini.