Petisi ditutup

Biarkan Slank Tampil di Depan Rakyat Indonesia!

Petisi ini mencapai 175 pendukung


Sejak 2008, Slank sering dilarang tampil di panggung-panggung pertunjukan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Alasannya: berpotensi menimbulkan keonaran.
Polri berlindung di belakang Pasal 15 Ayat 2a Undang-Undang No. 2/2002 tentang Kepolisian Republik Indonesia, yang mengatur kewenangan mengeluarkan izin keramaian.
Slank, kita kenal peka dengan isu sosial dan dengan berani mengungkapkan pada publik. Dan Slank, di mata rakyat Indonesia, adalah bagian dari gerakan antikorupsi.
Untuk itulah, kita meminta Mahkamah Konstitusi sebagai gerbang terakhir pencari keadilan, menyetujui gugatan Slank: ubah Pasal 15 Ayat 2a, Undang-Undang Polri Nomor 2 tahun 2002 tentang izin keramaian.

Sebab Slank bukan hanya musisi.

Mereka adalah juru bicara kami atas ketidakadilan di negeri ini.



Hari ini: Ahmad mengandalkanmu

Ahmad Suwandi membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Mahkamah Konstitusi: Biarkan Slank Tampil di Depan Rakyat Indonesia!". Bergabunglah dengan Ahmad dan 174 pendukung lainnya hari ini.