Tolak Kebijakan Kampus; Mahasiswa Memiliki Hak

0 telah menandatangani. Mari kita ke 500.


Hidup mahasiswa!
Merebaknya wabah COVID-19 di Indonesia telah berimbas kesegala lini, terutama sektor pendidikan dan ekonomi, Himbauan terkait bekerja atau belajar dari rumah serta social distancing.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada 17 Maret 2020 menerbitkan Surat Edaran nomor 36962/MPK.A/HK/2020 tentang pembelajaran secara daring dan bekerja dari rumah dalam rangka pencegahan penyebaran COVID-19. Intinya, proses pembelajaran dilakukan jarak jauh menggunakan aplikasi yang telah disediakan secara gratis.
 Namun, ada hal yang harus diperhatikan seperti hal nya paket data   dan ke efektivitasan pembelajaran jarak jauh, seharusnya pihak Universitas dapat memberikan pelayanan fasilitas penunjang kepada Mahasiswa dalam pembelajaran jarak jauh  berupa bantuan subsidi paket data seperti yang telah diterapkan Universitas di Indonesia, pemotongan spp serta ke efektivitasan kuliah daring pun harus diperhatikan jangan sampai hanya sekedar formalitas semata.
Kami Lembaga eksekutif tingkat UNIV yang telah berkoordinasi dengan organisasi mahasiswa tingkat Universitas, Fakultas, dan Program Studi serta telah melaksanakan dialog bersama rektorat pada tanggal 20 april 2020, pada dasarnya kami merasa belum puas dari hasil dari dialog tersebut .
Di sisi itu lembaga kampus lagi-lagi menggerogoti mahasiswa UMMI di tengah krisis ekonomi di pandemi COVID-19, yakni edaran surat nomor 080/IV.I/J/2020 pelaksanaan KKN-DR gelombang I,  yang harus membayar biaya KKN yang memang belum jelas rinciannya.
Oleh karena itu, kami Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sukabumi, mengambil langkah dari hasil diskusi Jumat, 1 Mei 2020 adalah audiensi kembali bersama pihak rektorat dan menyatakan pandangan sebagai berikut:
1. Bahwa ormawa/mahasiswa UMMI menolak hasil audiensi bersama pihak rektorat, yang diselengarakan pada tanggal 20 April 2020 yang dihadiri oleh lima perwakilan dari BEM UMMI.      2.Menuntut pihak rektorat untuk mengeluarkan surat edaran mengenai penarikan kebijakan KKN dan membuat kebijakan ulang dengan melibatkan mahasiswa (khususnya semester enam)
3. Meminta untuk memberikan keringanan biaya kuliah bagi orang tua mahasiswa yang terdampak pandemi COVID-19
4. Meminta kepada pihak rektorat untuk segera memperlihatkan transparansi anggaran SPP.

Salam
Keluarga Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sukabumi