Ada Apa Dengan Beasiswa On Going BPPDN 2018(?)

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Sebagai dosen kami dituntut untuk mengembangkan diri kami. Namun ketika mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan studi S3 melalui jalur Beasiswa BPPDN justru membuat kami terpuruk. Pemerintah tidak membuka jalur beasiswa S3 BPPDN bagi dosen swasta pada tahun kami mendaftar. Namun kami tetap gigih dan yakin akan diberikan beasiswa On Going BPPDN di tahun selanjutnya, seperti senior penerima beasiswa di tahun sebelum kami. Namun miris, saat mendaftar beasiswa On Going BPPDN 2018 (tahun pengajuan 2019), kami masih saja tidak lolos dengan berbagai persyaratan padahal kami melanjutkan kuliah sementara kami juga tetap diwajibkan untuk mengajar. Karena yang kami dapatkan adalah ijin belajar bukan tugas belajar. Selain itu karena sudah terlanjur membayar SPP atau UKT yang jumlahnya cukup menguras tabungan kami.
Sebagai dosen swasta yang dinyatakan tidak lolos On Going BPPDN 2018 ( tahun pengajuan 2019) kami sangat mengharapkan penambahan kuota On Going BPPDN dan tahun berjalan agar kami bisa melanjutkan Studi S3 kami. Karena jelas berbeda situasi dan kondisinya dibanding dosen Negeri (PNS). Karena kami hanya digaji dari lembaga kami 2jutaan dalam satu bulan. Kuota 1000 dirasa cukup kurang, sedangkan tahun sebelumnya tidak ada program BPPDN, jadi secara otomatis di Tahun 2019 pelamar beasiswa sangat membludak, sehingga kamilah yang menjadi korbannya.
Bapak Presiden, Bapak Menteri kami sangat memohon agar kuota On Going BPPDN ditambahkan dan dikhususkan juga bagi para dosen swasta, agar kami dapat melanjutkan studi kami dengan status Tugas belajar.