Mohon Kebijakan Biaya UKT Semester Gasal Tahun Akademik 2020/2021 Bagi PPDGS FKG UNAIR

0 telah menandatangani. Mari kita ke 200.


Bagaimana nasib kami sebagai mahasiswa aktif PPDGS FKG UNAIR di tengah pandemi COVID-19?

Yth. Rektor Universitas Airlangga, Direktur Keuangan Universitas Airlangga, dan Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga

Seperti yang kita ketahui bersama, adanya pandemi Covid-19 menyebabkan kampus Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga (FKG UNAIR) ditutup sejak pertengahan Maret 2020. Pada semester yang lalu, yaitu dari bulan Maret hingga saat ini, kegiatan perkuliahan dilanjutkan dengan sistem daring (online) dan RSGM UNAIR hanya difungsikan sebagai IGD untuk kasus emergency saja dan tidak untuk pengerjaan kasus requirement studi PPDGS.

Hingga saat ini, kami, mahasiswa PPDGS semua program studi di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga, belum menerima pengumuman resmi dari pihak fakultas mengenai kapan difungsikannya RSGM UNAIR sebagai rumah sakit pendidikan untuk pengerjaan kasus-kasus requirement studi kami. Dalam hal ini, kami berada di dalam ketidakjelasan hingga batas waktu yang tidak dapat ditentukan.

Kami juga belum menerima briefing atau informasi resmi apapun mengenai bagaimana tata cara / prosedur pelaksanaan protokol penanganan pasien (requirement studi) di masa pandemi Covid-19 ketika RSGM UNAIR nanti dibuka.

Secara kurikulum, beberapa program studi PPDGS juga sudah tidak ada kelas perkuliahan online sama sekali di semester yang akan datang dan hanya tinggal menyelesaikan requirement klinik. Oleh karena itu, kami sangat bergantung sepenuhnya pada beroperasinya RSGM UNAIR untuk menyelesaikan kewajiban studi kami.

Namun, di tengah ketidakpastian ini, berdasarkan surat pengumuman nomor 1434/UN3.3/PK/2020, kami, mahasiswa PPDGS FKG UNAIR sudah diwajibkan mendaftar ulang dan membayar SOP dan/atau UKT (Uang Kuliah Tunggal) untuk semester gasal tahun akademik 2020/2021 dari tanggal 10 Agustus 2020 sampai dengan 21 Agustus 2020, dengan biaya UKT penuh.

Tidak adanya kepastian mengenai bagaimana perkuliahan dan perklinikan kami di semester mendatang membuat kami bertanya-tanya, apakah kami perlu membayar UKT secara penuh? Jika kami diwajibkan membayar penuh, apakah RSGM sudah pasti sanggup beroperasi di semester mendatang dengan SOP dan protokol penanganan pasien Covid-19 yang mumpuni? Bagaimana jika RSGM tetap tidak sanggup atau tidak siap untuk beroperasi hingga akhir tahun ini?

Adapun tuntutan kami sebagai mahasiswa PPDGS Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga adalah:

  1. Kami, mahasiswa PPDGS Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga, mengharapkan adanya kepastian studi dan kegiatan perklinikan kami.
  2. Jika memang kebijakan universitas mewajibkan kami membayar UKT secara penuh (100%), kami membutuhkan kepastian dan kesiapan penggunaan ruangan dan alat pelindung diri (APD) sesuai standar di RSGM sebagai sarana penyelesaian requirement klinik di masing-masing program studi pada masa pandemi Covid-19 ini.
  3. Apabila RSGM UNAIR dirasa tidak sanggup untuk beroperasi pada semester gasal tahun akademik 2020/2021 atau selama masa pandemi Covid-19 sampai dengan akhir tahun 2020, kami mengharapkan kebijakan dari pihak universitas untuk:
  • membebaskan biaya UKT 100% bagi mahasiswa PPDGS program studi tingkat akhir yang memang secara kurikulum di semester gasal tahun akademik 2020/2021 sudah tidak ada kuliah online dan hanya tinggal menyelesaikan requirement klinik di RSGM UNAIR, sementara hingga saat ini RSGM UNAIR hanya dapat difungsikan sebagai IGD sampai waktu yang belum bisa ditentukan. 
  • memberikan potongan biaya UKT sebesar 50% bagi mahasiswa PPDGS yang masih ada kuliah online di semester gasal tahun akademik 2020/2021.

Demikian petisi ini kami buat. Kami mengharapkan adanya jawaban selambat-lambatnya pada tanggal 9 Agustus 2020. Besar harapan kami atas dikabulkannya petisi ini. Atas kebijakan yang diberikan oleh Universitas Airlangga, tanpa mengurangi rasa hormat kami, kami ucapkan terima kasih.