Jangan Ambil Alih Tanah Wakaf Aceh di Mekkah

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Tanah wakaf Aceh di Makkah Arab Saudi adalah hak warisan rakyat Aceh. Dalam beberapa hari terakhir di kalangan masyarakat Aceh, baik yang berdomisili di Aceh maupun di perantauan ramai mengeluarkan pendapat sekaitan dengan rencana Pimpinan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menginvestasikan dana haji pada tanah wakaf Aceh di Arab Saudi.

"Untuk diketahui bahwa wakaf Baitul Asyi diikrarkan Habib Abdurrahman atau Habib Bugak Asyi pada 1224 Hijriah atau tahun 1809 Masehi di hadapan Hakim Mahkamah Syariah Makkah adalah Waqaf Muqayyad (waqaf bersyarat) dan bukan Waqaf Mutlaq. Artinya diwaqafkan untuk seluruh rakyat Kerajaan Aceh Darussalam hingga hari kiamat yang tidak bisa berpindah tangan kepada siapapun kepemilikannya dan pengelolaannya sudah ditentukan sendiri oleh Habib Bugak dalam ikrar tersebut. Jadi sampai saat ini tanah waqaf tersebut adalah milik sah rakyat Aceh yang tidak bisa dialihkan kepemilikannya kepada siapapun selama masih ada rakyat Aceh," kata Juru Bicara Partai Aceh, Syardani M Syarif atau dikenal Teungku Jamaica, kepada portalsatu.com, Sabtu, 10 Maret 2018.

Untuk itu kami mengajak anda semua untuk menandatangani petisi ini untuk menolak pengambil alihan tanah wakaf aceh yang dilakukan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) demi investasi.

 

#BatalkanRencanaAmbilAlihTanahAceh

#BaitulAsyiMilikAceh



Hari ini: Zulkarnain mengandalkanmu

Zulkarnain Sofyan membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Lukman Hakim Saifuddin: Jangan ambil alih tanah wakaf Aceh di Mekkah". Bergabunglah dengan Zulkarnain dan 17 pendukung lainnya hari ini.