TOLAK NILAI "RAPOT" SEBAGAI PENGGANTI UTBK di SBMPTN

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


pelaksanaan UTBK SBMPTN 2020 yang seharusnya sudah terlaksana, terpaksa harus diundur pelaksanaannya karena bertepatan dengan kondisi Indonesia saat ini yang sedang dilanda wabah covid-19. tak hanya diundur, sistemnya pun diubah, tidak seperti tahun lalu. materi yang diujikanpun hanya TPS (tes potensi skolastik). pada hari sabtu kemarin pendaftaran UTBK SBMPTN 2020 resmi ditutup. 700.000an peserta sudah siap untuk war di UTBK SBMPTN 2020. Tak sedikit dari mereka telah lama mempersiapkan untuk mengikuti tes ini, ada yang belajar sendiri, mengikuti bimbel offline atau online, dan lain-lain. namun beberapa hari menjelang tes UTBK ( 5 juli 2020) beredar rumor tentang adanya alternatif pelaksanaan UTBK salah satunya dengan menggunakan nilai raport sebagai pengganti UTBK, jika Wabah covid-19 terus meningkat. diadakannya tes utbk dikhawatirkan menjadi kluster baru penyebaran virus korona. yang menjadi alasan petisi ini diadakan karena penggunaan nilai rapot sebagai pengganti UTBK, jika tes utbk tidak dapat dilaksanakan. saya dan seluruh peserta yang menandatangani petisi ini menyatakan tidak setuju dengan hal tersebut. 700.000an peseta berasal dari berbagai jenis sekolah yang jenis sekolah, sistem penilaian, dan kualitas sekolah yang berbeda. harapan saya UTBK tetap dilaksanakan sesuai protokol kesehatan yang berlaku di Indonesia. terima kasih