JANGAN GANTIKAN UTBK DENGAN SISTEM RAPOR

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Kami siswa dan siswi angkatan lulusan 2018,2019 dan 2020 menolak keras perubahan penerimaan mahasiswa baru 2020 di jalur SBMPTN dengan sistem Rapor. Menurut kami sistem dengan penerimaan jalur Rapor tidaklah adil bagi kami yang nilainya pas-pasan. Banyak dari kami tidak lulus di SNMPTN karena masalah prestasi,nilai sekolah dan peringkat di sekolah. Walaupun sistem UTBK di ganti dengan Rapor itu sebatas wacana kami tetap bersikeras tidak setuju dengan wacana itu.

Adapun kelemahan menggunakan sistem Rapor adalah sebagai berikut :

1. Hanya menjaring siswa yang prestasi nya unggul,nilai nya bagus dan mempunyai peringkat di sekolah

2. Kebanyakkan sekolah tidak jujur dalam memberi nilai pada siswa dan siswi nya mengingat tanggungjawab untuk urusan penilaian tidak lagi di pegang Kementerian Pendidikan melainkan sekolah masing-masing dengan di hapusnya UNBK

3. Rawan pemalsuan prestasi, bisa saja seseorang membuat prestasi palsu karena teknologi sekarang sudah canggih

4. Tidak menjaring siswa dan siswi yang sejati nya unggul namun tidak diketahui di sekolah dahulu hanya karena nilainya jelek

Banyak dari kami sudah belajar mati-matian demi SBMPTN 2020 ini. Bila di ganti menggunakan sistem Rapor sia-sia sekali kami belajar jauh-jauh hari demi sebuah impian masuk PTN. Sudah banyak cerita alumni SBMPTN ini yang lulus di PTN ternama meskipun nilai di sekolahnya jelek.

Untuk mengatasi Pandemi Covid-19 ini kami semua menyarankan tetap dengan rencana awal. Bila beberapa daerah menolak diadakan Ujian SBMPTN ini berikut solusi yang kami berikan :

1. Ujian tetap dilaksanakan dengan sistem Tes Langsung dan tetap memerhatikan protokol kesehatan.

2. Ujian diadakan di sekolah dengan di awasi langsung oleh baik guru maupun kepala sekolah yang beda sekolah seperti UN dahulu agar tidak terjadi kecurangan

3. Ujian menerapkan sistem protokol jaga jarak dan langsung di awasi kepala daerah supaya mereka yakin bahwa kami tertib

4. Bentuk tim pengawas khusus untuk mengatasi penumpukkan massa, baik dari TNI maupun dari POLRI. Supaya tertib dan berjalan lancar bila tidak tertib konsekuensi nya tidak boleh mengikuti ujian

Dan solusi terbaik lainnya.

Besar harapan kami, petisi ini di dengar oleh semua orang yang punya kepentingan di dalamnya. 

 

SEBARKAN PETISI INI, KAMI BUTUH SUARAMU CAMABA SE-INDONESIA :)