Tolak KKS- DR Angkatan 2017 IAIN Sultan Amai Gorontalo tahun 2021

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Keputusan LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo yang menyelenggarakan KKS dari rumah di tengah pandemi tampaknya memperoleh respon negatif dari kalangan mahasiswa melalui pertimbangan yang masuk akal. Di perkuliahan daring ini saja sudah cukup merepotkan. Di mana tidak semua mahasiswa asal daerah memiliki sinyal yang bagus, karenanya tidak sedikit mahasiswa yang harus keluar rumah untuk mendapatkan sinyal supaya mengikuti kegiatan perkuliahan. beberapa kegiatan KKS-DR berbasis online pun cukup memberatkan . Karena tidak semua mahasiswa mempunyai komputer atau laptop, terlebih Android. Terlepas dari itu, biaya paket data di perkuliahan via daring ini banyak memakan ongkos. pihak kampus tidak ada ikhtiar untuk membantu mahasiswanya, minimal menyalurkan kuota gratis setiap bulannya, dan hal lain yang dianggap penting. Terdapat pula isu yang berkembang adalah pemotongan anggaran yang diperuntukkan untuk KKS ini. Ada banyak tanda tanya yang dilontarkan mahasiswa dikemanakan anggaran KKS sehingga ada pemotongan. Terlepas dari itu semua kami sebagai mahasiswa harus tetap melaksanakan KKS seperti tahun tahun sebelumnya dikarenakan pengabdian kami terhadap masyarakat sangatlah penting. Maka dari itu petisi ini berniat agar KKS pada tahun 2021 ini tetap dilaksanakan seperti biasanya dengan syarat sebagai berikut.

1. Setiap mahasiswa harus memerhatikan dengan benar protokol kesehatan.

2. Setiap mahasiswa dianjurkan membawa surat keterangan bebas Covid-19 dari rumah sakit maupun puskesmas di daerah terdekat.

3. Selama proses KKS, peserta wajib memakai masker dan menjaga kebersihan.

4. Mendapatkan izin dari pihak desa yang dituju.

 

Demikian petisi ini dibuat, mohon agar pihak birokrasi mempertimbangkannya. Mengingat pemerintah juga sudah mengakhiri PSBB sampai dengan saat ini. Dan New Normal telah dilaksanakan dengan tetap menerapkan cara hidup sehat, dan memakai masker, sebagai proses untuk hidup seperti semula. Sekian. Terima kasih