Bersama HIPMI dan Warga JawaBarat Dukung Ervin Luthfi Lawan Keputusan DPP Partai Gerindra.

0 telah menandatangani. Mari kita ke 1.000.


Bersama HIPMI dan Warga JawaBarat Dukung Ervin Luthfi Lawan Keputusan DPP Partai Gerindra.

Pemilu 2019, menjadi gambaran kebesaran Partai Gerindra di Garut. Partai baru besutan Prabowo Subianto ini, berhasil menorehkan sejarah baru dalam lembaran Pemilu di Garut. Karena, untuk pertama kalinya sejak Pemilu di era reformasi, ada partai yang berhasil meraih suara setara dengan tiga kursi dari 10 kursi yang tersedia di DPR RI untuk Daerah Pemilihan Jabar XI yang meliputi Kabupaten Garut, Tasikmalaya dan Kota Tasikmalaya.

Selain untuk DPR-RI, Gerindra juga sukses meraih satu kursi untuk DPRD Provinsi Jawa Barat dan delapan kursi di DPRD Garut hingga mendapat jatah pimpinan DPRD Garut. Bukan hanya itu saja, Prabowo Subianto Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra yang diusung jadi calon presiden pun, berhasil meraih suara hingga 80 persen di Garut meski secara nasional kalah oleh Jokowi.

 Adalah Ervin Luthfi, tokoh muda Garut yang sempat menjabat sebagai Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC Hipmi) Kabupaten Garut. Pengusaha muda ini, menjadi salahsatu orang di belakang suksesnya Partai Gerindra meraih dukungan besar dari warga Garut pada Pemilu 2019 kemarin.

Berkat kerja kerasnya, Ervin (Ketua) yang juga calon legislatif DPR-RI dari Partai Gerindra berhasil mendapatkan satu kursi untuk dirinya di DPR-RI bersama dua calon legislatif lainnya dari Daerah Pemilihan Jabar XI yang meliputi wilayah Kabupaten Garut, Tasikmalaya dan Kota Tasikmalaya. Dua calon lainnya yang lolos ke DPR-RI adalah Muhammad Husein Fadlulloh dan Sobarna yang keduanya dari Tasikmalaya.

Namun, kerja keras Ervin (Ketua Dewan Pembina BPC HIPMI Garut) membesarkan Partai Gerindra di Garut dan juga memenangkan Prabowo Subianto sebagai Capres di Garut, tidak mendapat apresiasi dari DPP Partai Gerindra. Buktinya, kurang lebih 20 hari jelang pelantikannya sebagai anggota DPR-RI, Ervin (Ketua Dewan Pembina BPC HIPMI Garut) diberhentikan dari Partai Gerindra hingga posisinya sebagai calon legislatif terpilih DPR-RI dari Partai Gerindra Dapil Jabar XI pun digantikan oleh Mulan Jameela, istri dari artis Ahmad Dhani.

Ironisnya, kabar pemberhentian Ervin (Ketua Dewan Pembina BPC HIPMI Garut)oleh Gerindra, bukan didapat Ervin (Ketua Dewan Pembina BPC HIPMI Garut) dari DPP Gerindra. Ervin (Ketua Dewan Pembina BPC HIPMI Garut) beserta tim pemenangan, justru mendapatkan kabar pemberhentian dirinya dari surat yang dikeluarkan oleh KPU bernomor 1341/PL.01.9-Kpt/06/KPU/IX/2019 tertanggal 16 September 2019 tentang perubahan atas keputusan KPU nomor 1318/PL.01.9-Kpt/06/KPU/VIII/2019 tentang penetapan calon terpilih anggota DPR dalam Pemilu 2019.

Dalam surat KPU tersebut, KPU menetapkan calon terpilih untuk DPR-RI dari Dapil XI Jabar yang sebelumnya Ervin Luthfi, digantikan oleh Mulan Jameela. Adapun yang jadi dasar perubahan tersebut adalah tiga surat yang dikeluarkan DPP Gerindra yang salahsatunya adalah Surat Keputusan (SK) pemberhentian Ervin Luthfi dan Fahrul Rozi. Karena diberhentikan, Ervin pun kehilangan kursi di DPR-RI dan digantikan oleh Mulan Jameela.

Apa yang diputuskan DPP Partai Gerindra dengan menggantikan Ervin Luthfi, jelas-jelas menodai proses demokrasi yang dilakukan pada Pemilu 2019. Ervin (Ketua Dewan Pembina BPC HIPMI Garut) yang meraih suara sebanyak 33 ribu lebih pada Pemilu 2019. Harus digantikan oleh Mulan Jameela yang hanya meraih suara 24 ribu lebih.

33 ribu suara masyarakat Garut dan Tasikmalaya yang menginginkan Ervin mewakili mereka di DPR-RI, tidak diindahkan oleh DPP Partai Gerindra demi mengantar Mulan Jameela menduduki kursi DPR-RI. Apa yang dilakukan DPP Gerindra saat ini, diduga politik balas budi yang dilakukan Ketua Dewan Penasehat Partai Gerindra Prabowo Subianto kepada Ahmad Dhani suami dari Mulan Jameela.

Namun, sayangnya Keputusan DPP Partai Gerindra  ini harus menabrak aturan dan etika serta mengorbankan seorang kader partai yang pada Pemilu 2019 lalu bekerja keras memenangkan Prabowo sebagai calon presiden dan juga membesarkan Partai Gerindra.

Cara-cara DPP Partai Gerindra mengantarkan Mulan Jameela menduduki kursi DPR-RI, mengusik rasa kedaerahan warga Garut. Apalagi, Ervin Luthfi adalah tokoh muda asal Garut yang lahir dan besar di Garut serta banyak berkiprah bagi pembangunan Garut.

Rekam jejak Ervin pula yang akhirnya membuat cara-cara DPP Partai Gerindra mengantar Mulan Jameela ke DPR-RI mendapat perlawanan bukan hanya dari warga Garut. Kiprah Ervin di Hipmi, membuat jajaran pengurus Hipmi di seluruh Indonesia melakukan perlawanan terhadap Keputusan DPP Partai Gerindra.

Ayo Dukung Ervin Luthfi  Karena ketika ketidakadilan dibiarkan, maka bisa jadi hanya demi kepentingan pragmatis yang sesaat, bukan tidak mungkin korban-korban lain akan terus bermunculan.