MARI CEGAH PERPECAHAN BANGSA!

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


KEPADA SEMUA YANG PEDULI

Kami dengan ini mengajak semua pihak yang peduli untuk memberikan perhatian pada momentum 171 Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan berlangsung secara serentak pada tahun ini.

Kita tentu sepakat bahwa Pilpres 2014 kemudian Pilkada DKI 2017 memberikan pelajaran yang sangat berharga: betapa kontestasi dan kompetisi politik telah meninggalkan permasalahan yang sangat serius pada masyarakat, yang hingga kini belum dapat diselesaikan sepenuhnya, terutama rasa permusuhan dan kebencian. Presiden Joko Widodo bahkan telah beberapa kali mengingatkan masyarakat dan bangsa agar mengutamakan persatuan dan kesatuan, tidak mengalami perpecahan oleh karena kontestasi dan kompetisi politik berjangka pendek seperti di Pilkada.

Beberapa hari sebelum petisi ini dibuat, pengumuman bakal calon peserta Pilkada oleh beberapa partai politik telah diikuti dengan beredarnya berbagai informasi yang bertujuan mendiskreditkan para bakal calon. Ini merupakan indikasi potensi masalah yang perlu mendapat perhatian dan diantisipasi agar tidak menimbulkan perpecahan pada masyarakat dan bangsa. Untuk itu kami menyerukan kepada semua pihak yang peduli agar:

1. Meminta para kontestan Pilkada untuk menandatangani kontrak politik yang menyatakan bahwa para kontestan Pilkada beserta para tim sukses, partai pendukung dan simpatisannya:

a. Tidak akan menggunakan: uang, identitas (suku, agama, ras), kekerasan (pemaksaan, premanisme), kampanye hitam, untuk memenangkan Pilkada.

b. Menjadikan visi, misi, program kerja dan profesionalisme serta kompetensi dari para personilnya sebagai materi kampanye untuk mendapatkan dukungan suara dari masyarakat yang mempunyai hak pilih.

c. Mengutamakan persatuan bangsa, keamanan, ketertiban dan stabilitas daerah.

2. Meminta segenap masyarakat untuk tidak memberikan suaranya kepada kontestan yang tidak bersedia menandatangani kontrak politik sebagaimana dimaksud pada butir (1) sebab hal itu menandakan tidak adanya itikad baik untuk menghormati kepentingan yang lebih luas, kepentingan masyarakat, bangsa dan negara.

3. Meminta para pimpinan lembaga (KPU, Bawaslu, Pemerintah, Polri, TNI) untuk mengambil sikap dan tindakan yang tegas, keras dan segera terhadap semua pihak yang melakukan praktik: politik uang, politik identitas (suku, agama, ras), politik kekerasan (pemaksaan, premanisme) dalam upaya memenangkan Pilkada.

4. Menandatangi petisi ini sebagai kontribusi kita untuk Indonesia yang lebih baik.

Terima kasih atas perhatian dan dukungannya.

Jakarta, 7 Januari 2018

Relawan 7

Bongbong Silitonga [bobs.tonga@yahoo.com]

Freddy T.H. Sinurat [freddy.sinurat@gmail.com]

Jannes Silitonga [janneshs54@gmail.com]

Marlin Ginting [mginting_id@yahoo.com]

Obeth Sihombing [obet95@yahoo.com]

Rina Andriastuti [r_andriastuti28@yahoo.com]

Vincentius Alexander Rajagukguk [vincentius_arggse@yahoo.co.id ]



Hari ini: RELAWAN 7 mengandalkanmu

RELAWAN 7 membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "KPU: PETISI UNTUK PILKADA SERENTAK 2018". Bergabunglah dengan RELAWAN 7 dan 33 pendukung lainnya hari ini.