Petition update

Undangan Diskusi Virtual: PILKADA DAN CLUSTER BARU COVID-19

Koalisi Masyarakat Sipil untuk Pilkada Sehat
Indonesia

Sep 8, 2020 — 

Halo Sahabat Pendukung Petisi Pilkada Sehat,

Ayo ikuti dan simak bareng Diskusi Virtual: PILKADA DAN CLUSTER BARU COVID-19

Penyelenggaraan Pilkada 2020 berpotensi menjadi klaster baru penyebaran covid-19. Hal ini terlihat dari pengabaian terhadap protokol kesehatan saat pendaftaran bakal pasangan calon pada tgl 4-6 September 2020. Bawaslu menemukan sebanyak 243 kasus pelanggaran protokol kesehatan saat tahapan pendaftaran. Bagaimana KPU mengantisipasi tahapan lain di Pilkada agar tidak terjadi lagi pengabaian protokol kesehatan? Bagaimana komitmen pemerintah untuk turut bertanggung jawab memastikan Pilkada 2020 tidak menjadi klaster baru penyebaran covid-19?

Untuk mendiskusikan hal tersebut Rumah Kebangsaan (RK) dan Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) mengadakan diskusi media virtual yang akan diselenggarakan pada:

Hari/tanggal: Rabu/ 9 September 2020
Waktu: Pukul 14.00 WIB
Registrasi: bit.ly//PilkadaCovid

Narasumber:
1. Arief Budiman (Ketua KPU RI)
2. Akmal Malik (Dirjen Otda Kemendagri)
3. Lolly Suhenty (Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Barat)
4. Aditya Perdana (Direktur Eksekutif Puskapol UI)
5. Heroik M Pratama (Peneliti Perludem)

Moderator:
Erika Widyaningsih (Direktur Eksekutif Rumah Kebangsaan)

Diskusi ini juga akan disiarkan secara langsung melalui YouTube Channel: Rumah Kebangsaan Official


Keep fighting for people power!

Politicians and rich CEOs shouldn't make all the decisions. Today we ask you to help keep Change.org free and independent. Our job as a public benefit company is to help petitions like this one fight back and get heard. If everyone who saw this chipped in monthly we'd secure Change.org's future today. Help us hold the powerful to account. Can you spare a minute to become a member today?

I'll power Change with $5 monthlyPayment method

Discussion

Please enter a comment.

We were unable to post your comment. Please try again.