Menuntut agar Rencana Anggaran DKI yang sedang ramai dibicarakan diusut hingga tuntas.

มีผู้สนับสนุน 0 คน ขออีกให้ถึง 100 คน!


Kami sebagai Warga Negara Indonesia dan khususnya Warga Jakarta, setiap saat membayar pajak untuk membangun wilayah dan tempat dimana kita tinggal. Pajak penghasilan yang dipotong setiap bulan dari gaji yang kita terima sebagai hasil kerja kita selama satu bulan. Pajak pertambahan nilai dari setiap barang dan jasa yang kita konsumsi atau kita gunakan sehari hari. Cukai rokok yang dibayarkan setiap batangnya dari setiap batang rokok yang dikonsumsi oleh perokok. Bahkan pajak dari pulsa atau data yang kita bayarkan setiap saat kita menggunakan telepon seluler. Semua pajak yang kita bayarkan adalah merupakan hasil keringat kerja keras kita setiap hari sebagai Warga Jakarta dan Warga Negara Indonesia.

Namun, DPRD dan Pemerintah Daerah DKI dengan kurang seksama membuat anggaran belanja dari hasil keringat kerja kita. Ratusan Milyar rencana anggaran untuk sesuatu yang tidak menjadi prioritas utama Warga Jakarta saat ini. Puluhan milyar untuk lem, lebih dari seratus milyar untuk alat tulis dan masih banyak lagi. Awalnya diberitakan soal salah ketik, kemudian ada alasan kalau ini masih rencana dan alasan alasan lainnya. Kami tidak puas!

Tentu saja ini sangat merugikan kami sebagai warga yang patuh membayar pajak. Oleh karena itu, kami meminta kepada KPK, Kementerian Dalam Negeri dan Kapolri untuk mengusut tuntas rencana anggaran yang aneh ini. Apa yang sebenarnya terjadi? Apa yang sedang direncanakan? Apakah benar ini salah ketik? Kalau iya, kenapa salah ketik bisa terjadi di banyak item dari anggaran? Kemudian sekarang ada yang melaporkan pahlawan kami yang berani membuka rencana anggaran yang aneh ini ke publik, pihak yang berhak mengetahui kemana setiap rupiah yang kami bayarkan akan digunakan. Ini sangat aneh! Karena itu sekali lagi kami tegaskan, kami sebagai pembayar pajak, berhak untuk mengetahui apa hasil dari setiap rupiah, yang berasal dari setiap tetes keringat pekerjaan kami. Kami menuntus diusut sampai tuntas!