DUKUNG KPK YANG INDEPENDEN, #FREEKPKFROMPOLITICS

0 have signed. Let’s get to 15,000!


Sejarah mencatat bahwa sejak reformasi, demokrasi merupakan pondasi utama membangun negara yang kuat dan melindungi segenap warga negaranya. Otoritas sipil dalam penyelenggaraan negara menunjukkan bahwa civilian rules (rakyat yang berkuasa) dan civilized (berbudaya).

Namun sejak 2016, berulang kali negeri ini hampir saja menjadi porak poranda karena mengalami guncangan akibat berbagai macam isu yang dinaikan untuk mendiskreditkan pemimpinnya. Dan hampir seluruh isu yang dihembuskan merupakan bagian dari strategi politik murahan menghalalkan segala cara untuk memperoleh kekuasaan, terlepas siapapun pemimpinnya dan pada tingkat apapun.

Segala acara yang dihalalkan ini termasuk pula intervensi dan tekanan terhadap lembaga independen seperti KPK, dan tekanan ini berulang kembali dalam kontestasi politik menjelang perebutan kekuasaan di 2019 melalui tekanan terhadap KPK untuk melakukan upaya paksa diluar prosedur dan ketentuan hukum dengan tujuan akhir adalah menjatuhkan Presiden yang terpilih secara sah melalui upaya kudeta yang dikemas dalam bentuk penegakan hukum.

Bukan kali ini saja KPK diperalat untuk kepentingan politik dalam rangka pemilihan presiden, banyak orang telah dijadikan sasaran antara. KPK sebagai lembaga penegak hukum independen, tidak boleh berada dibawah tekanan / desakan pihak manapun, apalagi yang berlatar belakang politik.

Upaya menekan KPK ini juga telah digunakan untuk mengganti sistem pemerintahan yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945, yang telah disalah artikan akan pentingnya Demokrasi.

Pilpres 2019 ibarat pertarungan hidup dan mati untuk memperebutkan kekuasaan, yang menjadi hak setiap Warga Negara Indonesia untuk memilih atau menjadi pemimpin bangsa ini. Pemimpin Bangsa Indonesia haruslah memiliki visi persatuan dan kesatuan bangsa, dan semata-mata akan bekerja untuk meningkatkan perekonomian guna mensejahteraan masyarakat, bukan memecah belah rakyat untuk memuaskan nafsu atas kekuasaan semata.

Tekanan terhadap KPK kali ini adalah  roman picisan, berkwalitas sangat rendah dan kampungan, yang dibungkus dalam bentuk website whistle blower yang menaikan kembali isu usang, yang telah di klarifisikasi pimpinan KPK sendiri, maupun orang-orang yang menjadi pihak dalam perkara ini.

Isu ini sangat mudah dipahami sebagai upaya  untuk menutupi isu kebohongan Ratna Sarumpaet yang mengaku dianiaya oleh rezim yang memerintah saat ini, dan merupakan bagian dari tekanan politis terhadap upaya penegakkan hukum yang sedang dilaksanakan.

Bersama petisi ini mari kita dukung KPK untuk tetap independen, tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, menjaga ke-Bhinekaan yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, serta tidak bisa terpengaruh dalam tekanan dan caci maki, yang sebenarnya adalah misi terselubung  untuk menggulingkan  pemerintahan yang sah.

Mari tanda tangani dan sebar luaskan Petisi ini untuk Indonesia yang lebih baik,

Salam,

Masyarakat Indonesia yang lebih baik



Today: Arif is counting on you

Arif Yuswandono needs your help with “KPK: DUKUNG KPK YANG INDEPENDEN, #FREEKPKFROMPOLITICS”. Join Arif and 14,633 supporters today.