Petisi ditutup

SOS Jalan Provinsi, Desak Gubernur dan DPRD Tetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB)

Petisi ini mencapai 25 pendukung


 

KERUSAKAN jalan provinsi, terutama di Jombang kondisinya sangat memprihatinkan. Mulai dari Jalan Raya Kecamatan Mojoagung hingga Kecamatan Peterongan, Kecamatan Jombang, Kecamatan Perak hingga Jalan raya Kecamatan Bandar Kedungmulyo. Imbas kerusakan aspal terkelupas hingga berlubang di ruas akses jalan nasional trans jawa itu telah mengakibatkan kerugian material dan korban jiwa. 

Menurut data Polres Jombang, pada 2014, jalanan di Kabupaten Jombang (sebagian besar jalan provinsi) merenggut 149 nyawa dan pada tahun 2015 sebanyak 191 nyawa melayang akibat kecelakaan lalu lintas.

Meningkatnya angka kematian akibat kecelakaan lalu lintas ini dipicu faktor alam, infrastruktur jalan dan kendaraan. Namun, yang paling dominan penyebab angka kematian Lakalantas meningkat adalah faktor kesalahan manusia (human error) . Faktor ini disebabkan oleh pengendaranya sediri yakni masih banyak pengendara yang tidak menggunakan kelengkapan saat berkendara di jalanan.

Secara keseluruhan, kecelakaan lalu lintas pada tahun 2014 terjadi 861 kasus dan 2015 meningkat menjadi 1.072 kasus kecelakaan. Dan yang memprihatinkan adalah korban kecelakaan didominasi pelajar (559 kasus kecelakaan). Rinciannya, 240 kejadian pada tahun 2014 dan 319 kasus kecelakaan. 

Merespons hal tersebut, pada 14 Februari, Komunitas Peduli Jombang (KPJ) melakukan aksi jalanan dengan cara mengecat atau memberi tanda pada lubang jalan yang berpotensi mencelakakan pengguna jalan.

Dokumentasi kegiatan tersebut dapat dicek pada link berikut ini: 

1.      http://beritajatim.com/peristiwa/259369/warga_jombang_sisir_lubang_'maut'_di_jalan_nasional.html

2.      http://koranmemo.com/tandai-jalan-berlubang-dengan-gambar-hati/

3.      http://kabarjombang.com/jalan-di-jombang-banyak-berlubang-kpj-tandai-dengan-cat/

4.      https://youtu.be/HglBDMx7fck

  Setelah aksi tersebut, Dinas PU Bina Marga Jatim merespons dengan menambal lubang jalanan yang diberi tanda oleh KPJ. Namun, hampir setahun setelah aksi tersebut, kerusakan jalan cenderung meningkat dan solusi yang dilakukan Pemprov Jatim masih terkesan menggunakan cara-cara konvensional, hanya dengan menambal. Belum ada upaya terpadu melibatkan Dinas Perhubungan dan Dinas LLAJ serta Polda Jatim untuk aksi lebih konkret. Karenanya, kali ini KPJ kembali mendorong pemangku kepentingan untuk lebih serius menyelesaikan problem pengguna jalan yang dirasakan tiap hari. Termasuk memperbaiki pengawasan pelelangan dan pelaksanaan paket proyek jalan provinsi. 

Jika dirasa perlu, tetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) Jalan Provinsi dan gunakan dana bencana alam APBD Jatim 2017 untuk menjadikan jalan provinsi makin nyaman dilintasi.

Kepada warga Jombang dan Jatim, terutama para netizen, gunakan kesempatan  melalui aksi ini untuk mendorong pemangku kebijakan agar secepatnya menyelesaikan problem jalan di Jatim! 

Salam

Jombang, 20 Januari 2017 

 

Jalaluddin Hambali

(Koordinator Komunitas Peduli Jombang)  

 



Hari ini: Jalaluddin mengandalkanmu

Jalaluddin Hambali membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Komunitas Peduli Jombang: SOS & KLB Jalan Provinsi, Desak Gubernur dan DPRD Jatim Gunakan Dana Bencana Alam". Bergabunglah dengan Jalaluddin dan 24 pendukung lainnya hari ini.