Desak Presiden Pecat Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di bawah kepemimpinan Ketua Dewan Komisioner Wimboh Santoso telah berubah menjadi organisasi yang nyaris tak tertata dan lemah. OJK yang kini memiliki aset lebih dari Rp7,6 triliun ini dikelola oleh orang-orang yang tidak profesional, sehingga berdampak buruk bagi industri keuangan bank maupun non bank. Terlebih, sang Ketua Dewan Komisioner juga namanya tercoreng karena diduga terlibat dalam skandal kasus Bank Century.

Bukti-bukti ketidakprofesionalan dan lemahnya pengelolaan OJK sendiri tercermin dari beberapa hal yang sangat penting:
1. OJK harus mengeluarkan biaya kurang lebih Rp412,3 miliar guna membayar sewa gedung Wisma Mulia 1 dan Rp76,9 miliar untuk sewa Gedung Wisma Mulia 2. Berdasarkan data temuan audit, terdapat indikasi kerugian minimal sebesar Rp63,2 miliar yang tidak dimanfaatkan yaitu seluas 64.756,41 m2.
2. Pengadaan Jasa Konsultansi Sebesar Rp1.1 miliar mubazir karena tidak seluruhnya dimanfaatkan sehingga terdapat indikasi kerugian sebesar Rp1,1 miliar.
3. Industri jasa keuangan yaitu Asuransi Jiwasraya dan Asuransi Jiwa Bumiputra yang kolaps tidak mendapat perhatian serius dari OJK selaku pengatur, pengawas dan pelindung industri jasa keuangan di Indonesia. Bahkan patut diduga Dewan Komisioner OJK turut bermain di tengah kolapsnya 2 asuransi terkemuka paling tua di Indonesia itu.
4. Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso patut diduga terlibat dalam skandal besar Bank Century, seiring dengan diperiksanya sang Ketua Dewan Komisioner itu oleh KPK pada 13 November 2018.

Sehubungan dengan temuan tersebut, KOMITE AKSI PEMUDA ANTI KORUPSI mendesak:
1. Mendesak Presiden Joko Widodo untuk memberhentikan (memecat) Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso karena diduga tidak profesional mengelola OJK serta indikasi keterlibatannya dalam kasus Bank Century. Jika tidak, maka Wimboh Santoso berpotensi akan menggerus elektabilitas Presiden Jokowi dan nama baik Presiden Jokowi.
2. Mendesak KPK untuk melanjutkan pemeriksaan kepada Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dalam dugaan keterkaitannya dalam skandal Bank Century.
3. Mendesak KPK agar mengusut tuntas dugaan kerugian negara yang berpotensi masuk ke ranah Tipikor dalam kasus SEWA GEDUNG.
4. Mengajak elemen masyarakat untuk terus turun ke jalan ke Gedung KPK, Kantor Istana Presiden, dan kantor OJK agar isu ini terus bergulir sampai tuntutan kami dipenuhi.



Hari ini: Komite Aksi Pemuda Anti Korupsi (KAPAK) mengandalkanmu

Komite Aksi Pemuda Anti Korupsi (KAPAK) membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Komite Aksi Pemuda Anti Korupsi: Desak Presiden Pecat Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso". Bergabunglah dengan Komite Aksi Pemuda Anti Korupsi (KAPAK) dan 19 pendukung lainnya hari ini.