Tolak Maheer At-Thuwailibi muncul di salah satu tv swasta Indonesia

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Belum selesai bangsa Indonesia berduka atas kasus kerusuhan di Mako Brimob oleh narapidana teroris yang menggugurkan 5 polisi, ada salah satu pemuka agama malah membuat status menjelekkan institusi kepolisian dan mengagungkan para teroris yang biadab tersebut. Saat ini postingan tersebut sudah di hapus oleh yang bersangkutan, namun bukti screen shot status tersebut bisa dicari dan dilihat di internet. Kalau kita telusuri di wall pribadi dia postingan-postingan dia isinya adalah ajaran kebencian dan bahkan ada salah satu link yang memperlihatkan bendera ISIS. Parahnya lagi terdengar kabar ada salah satu tv swasta di Indonesia yang mengontrak dia untuk mengisi acara di bulan ramadhan. Apakah kita sebagai bangsa Indonesia mau ajaran kebencian yang dia anut disebar luaskan di tv untuk ditonton oleh berjuta-juta rakyat? TV sebagai salah satu media harusnya lebih bijak dalam memilih narasumber serta sebagai filter untuk menangkal ajaran kebencian dan radikalisme agar tidak tersebar keluar. Bantu saya menandatangani petisi ini untuk menangkal ajaran kebencian tersebar luas di media, khususnya televisi.



Hari ini: Teddy mengandalkanmu

Teddy Ardiansyah membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Komisi Penyiaran Indonesia: Tolak Maheer At-Thuwailibi muncul di salah satu tv swasta Indonesia". Bergabunglah dengan Teddy dan 33 pendukung lainnya hari ini.