Ayo Dukung! Tolak Sinetron Negatif dan Kembalikan Film Kartun ke Televisi Indonesia

0 telah menandatangani. Mari kita ke 200.


Entah apa yang dipikirkan dan seperti yang cara menyeleksi film atau sinetron yang diputar di indonesia, film kartun nggak boleh diputar seperti dragon ball, memang sich… dragon ball itu lebih banyak adegan perkelahian namun kalau dari sudut pandang saya yang menonton langsung justru sinetron yang paling berperan dalam merusak kelakuan anak2 dan remaja di indonesia. Sinetron sekarang semakin aneh2 saja, dan anehnya lagi sudah jelas2 bisa merusak moral anak2 tapi masih lolos sensor, sinetron yang isinya penuh dengan adegan perkelahian, cinta2an dan sekarang malah tambah lagi adegan kebut2an dengan motor besar…! justru inilah yang akan ditiru…!. saya yakin setiap peringatan yang muncul ketika sebuah sinetron akan dimulai pasti ada kalimat ”dampingi putra-putri anda dibawah umur 17tahun” tidak ada pengaruhnya sama sekali karena justru orang tua ikut asik menonton bersama… Dan saya juga berfikir justru sinetron seperti ini akan membuat para remaja ingin memiliki motor2 besar, meniru idolanya di sinetron dan pada akhirnya siapa yang menjadi korban ?. Untuk itu mari Para Orang Tua, Generasi Muda, Remaja, Kakak Adik, Saudara Saudari Sekalian, Dukung Petisi ini agar pihak terkait sadar bahwa jika ini dibiarkan akan membawa keterpurukan psikologis dan pengaruh Negatif tayangan pertelevisian di Negara kita Indonesia Sehingga merusak moral Generasi Muda. Karena sebagian besar generasi muda sekarang sangat cepat meniru gaya hidup dari sinetron-sinetron negatif yang mereka tonton, dan anehnya justru film kartun yang berisi hiburan dan ajaran kebenaran juga nilai2 sportivitas malah dikurangi? maunya apa? Ayo Dukung Petisi ini! Sebarkan Hastag: #ihatesinetron Saatnya RAKYAT BERSUARA! #SEBARKAN PETISI INI!


Hari ini: Fahreza mengandalkanmu

Fahreza Putra membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Komisi Penyiaran Indonesia: Ayo Dukung! Tolak Sinetron Negatif dan Kembalikan Film Kartun ke Televisi Indonesia". Bergabunglah dengan Fahreza dan 132 pendukung lainnya hari ini.