Kemenangan

KPU MOHON PERPANJANG MASA PENGURUSAN DOKUMEN PERPINDAHAN TPS PEMILU/PILPRES 2019

Petisi ini membuat perubahan dengan 10 pendukung!


Saya selama 3 bulan terakhir ini menetap di Jakarta, dan seperti yang diketahui dari berita online, KPU RI menetapkan adanya perpanjangan masa perpindahan dokumen pindah TPS tahap 2 sampai 16 Maret 2019.

Namun alangkah terkejutnya saya, ketika pulang ke rumah saya di Desa Lungge, Temanggung untuk menjenguk Mama saya yang sakit, kemarin . Rupanya informasi itu tidak disosialisasikan dengan baik ke masyarakat desa. Akibatnya, beberapa warga yang "secara administratif" bukan tinggal di Temanggung, khususnya desa kami, tapi sudah menetap atau pindah (termasuk kami sekeluarga yang sudah pindah ke Temanggung per Juni 2018, yang kemungkinan besar tidak akan dapat menjadi pemilih di Temanggung karena adanya kendala ini), tidak dapat mencoblos karena kendala administratif.

Menurut saya hal ini juga akan menjadi masalah besar jika terjadi masalah serupa. Mungkin ada banyak pekerja di perkotaan, yang juga tidak mengetahui hal ini, akhirnya tidak mendapatkan informasi dan dihadapkan dengan dua pilihan: (1) tidak bisa memilih di kota tempat mereka berada karena tersangkut masalah administrasi, (2) tidak bisa memilih di kota domisili administratif, karena tidak bisa pulang akibat terkendala masalah finansial, tidak memiliki waktu, dan/atau tidak mendapat izin cuti untuk pulang.

Akhirnya nasib masa depan bangsa akan dirugikan, jika banyak warga negara yang ber-HAK memilih tapi menjadi GOLPUT, karena permasalahan yang terjadi. 

Maka dari itu, saya memohon kepada KPU Pusat, agar:

  1. masa pengurusan dokumen perpindahan TPS dapat diperpanjang (ada tahap III)
  2. seandainya dikabulkan, tolong bagi KPU tingkat daerah agar masa perpanjangan sosialisasi ini lebih digalakkan lagi hingga ke pelosok-pelosok desa. Karena media massa dan internet saja tidak cukup, perlu ada sosialisasi langsung dengan warga desa. (ingatlah bahwa desa dan kota itu memiliki perbedaan yang tak terlihat) 

Sebagai warga negara Indonesia yang baik, saya merasa perlu untuk mengingatkan KPU bahwa masalah ini ada dan nyata, terjadi di desa kami (hanya karena sosialisasi yang menurut warga kurang optimal), dan menyadari kemungkinan bahwa hal yang sama terjadi di tempat lain, saya merasa perlu untuk membuat petisi ini.

Terima kasih. 



Hari ini: Julio mengandalkanmu

Julio Arthur membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Komisi Pemilihan Umum: KPU MOHON PERPANJANG MASA PENGURUSAN DOKUMEN PERPINDAHAN TPS PILPRES 2019". Bergabunglah dengan Julio dan 9 pendukung lainnya hari ini.