Save Nalar dan PUBG!

0 telah menandatangani. Mari kita ke 1.000.


Kajian MUI terkait haram/tidaknya PUBG menambah pola pikir "pesimisme" berkembangnya SDM masyarakat Indonesia. Dengan Trigger kejadian penembakan di masjid New Zealand, menurut saya kurang pas jika itu di adopsi ke kebijakan negara Indonesia. Karena dengan kehidupan sosial di Indonesia saat ini, menurut saya masyarakat masih sangat bisa mem-filter kegiatan/sikap atas perkembangan - perkembangan teknologi yang ada.

Disamping itu, masih banyak kebijakan - kebijakan lain yang sangat relevan dengan perkembangan teknologi ini. Antara lain adalah fasilitas untuk meningkatkan aspek - aspek positif dalam game atau hanya sekedar memberikan informasi/penyuluhan kewaspadaan terhadap dampak psikologis yang ditimbulkan dalam bermain game.

Apabila memang pada dasarnya ingin mengurangi sifat adaptif/konsumtif terhadap kalangan tertentu seperti anak - anak, cukup dengan mendewasakan pemikiran orang tua untuk terus mendampingi anak - anaknya.

Menurut saya, apabila game PUBG ini tetap di blokir dari Indonesia, saya sangat menyayangkan prestasi - prestasi anak bangsa yang mulai bermunculan dalam sektor ini, bahkan ada yang sampai keluar negeri untuk menjajal bakatnya di kancah internasional.



Hari ini: Nico mengandalkanmu

Nico Wibowo membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "KOMINFO: Save Nalar dan PUBG!". Bergabunglah dengan Nico dan 592 pendukung lainnya hari ini.