Tanggapi 9 poin tuntutan mahasiswa USTJ dan tolak polisi masuk kampus!

0 telah menandatangani. Mari kita ke 500.


Kami cuma minta kualitas kampus menjadi lebih baik, kesejahteraan mahasiswa dan dosen lebih diperhatikan, dan keuangan kampus lebih transparan. Tapi kenapa polisi sampai harus masuk kampus dan mengintimidasi kami?

Awalnya kami, mahasiswa Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ), hanya menuntut 9 hal kepada Ketua Yayasan Bhineka Tunggal Ika (YBTI) selaku pemilik dan pengambil kebijakan kampus. Sembilan hal tersebut antara lain:

  1. Trasparansi  dana organisasi kemahasiswaan. Baik di tingkat jurusan, fakultas, UKM, maupun Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) USTJ.
  2. Kelayakan penerimaan beasiswa. Baik melalui  bantuan pemerintah, lembaga terkait, maupun swasta.
  3. Menurunkan biaya SPP yang kami nilai terlalu tinggi.
  4. Melengkapi fasilitas kampus yang dibutuhkan untuk kegiatan belajar mahasiswa.
  5. Memberikan kebebasan kepada mahasiswa untuk mengikuti organisasi, tanpa intimidasi dosen atau siapapun.
  6. Memperhatikan kesejahteraan dosen.
  7. Mengaktifkan bus kampus.
  8. Kehadiran aktif rektor di kampus.
  9. Mendukung kegiatan mahasiswa baik moril maupun material.

Oleh sebab 9 tuntutan tersebut tidak juga direspon, maka kami, mahasiswa USTJ, pun melakukan demonstrasi di kampus.

Tapi bukannya mendapatkan jawaban, justru polisi mendatangi kampus kami dan menduduki lapangan olah raga kampus. Selain menghambat proses demokrasi mahasiswa yang ingin menyuarakan pendapatnya, masuknya polisi di areal kampus membuat psikologi para mahasiswa tertekan. Banyak mahasiswa mengaku tidak nyaman dengan kehadiran aparat di kampus.

Merespon hal ini, kami mengajak teman-teman semua untuk turut mendukung petisi ini meminta Ketua YBTI, agar segera merespon 9 tuntutan dan melarang kehadiran polisi masuk kampus.

Kami hanya ingin kampus kami lebih baik. Sebab kami sangat berhak mendapatkan ilmu dan fasilitas pendidikan yang sepantasnya dan berhak menyuarakan pendapat tanpa terintimidasi oleh aparat. Terima kasih.

Tertanda,

Badan Eksekutif Mahasiswa
Universitas Sains Dan Teknologi Jayapura