Pemotongan SPP 50% Untuk Seluruh Mahasiswa UNRIKA

0 telah menandatangani. Mari kita ke 1.500.


Pasca dihentikannya perkuliahan tatap muka dikelas oleh Rekor UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN dan menggantinya dengan metode perkuliahan Daring/E-learning sejak tanggal 16 Maret 2020 sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19 di lingkungan UNRIKA menimbulkan banyak masalah yang sangat merugikan mahasiswa UNRIKA, terlebih dikarenakan dampak buruk Covid-19 yang menjamah setiap aspek kehidupan termasuk perekenomian mahasiswa.

Pihak Universitas Riau Kepulauan seolah menutup mata terhadap dampak buruk pandemi Covid-19 yang menimpa mahasiswanya dan memanfaatkan situasi untuk maraut keuntungan yang sebesar-besarnya serta tidak kunjung memberikan keringanan/potongan SPP kepada seluruh mahasiswanya, padahal mahasiswa tidak lagi menggunakan fasilitas kampus sama sekali, terlebih metode perkuliahan Daring yang sangat tidak optimal dikarenakan banyaknya dosen yang tidak memberikan kuliah melainkan hanya memberikan tugas.

Organisasi Mahasiswa Universitas Riau Kepulauan (ORMAWA UNRIKA) sudah melayangkan surat kepada rektorat (Wakil Rektor 2&3), serta sudah mengadakan pertemuan/audiensi untuk mendiskusikan masalah ini. Namun, Wakil Rektor II menanggapi dengan dikeluarkannya surat edaran NO : 004 / WR II/UNRIKA/VI/2020 yang hanya memberikan keringanan berupa subsidi kuota internet senilai 100.000,-, melalui pemotongan biaya UAS semester genap TA 2019/2020. Hal ini tentu sangat jauh dari harapan mahasiswa/i UNRIKA mengingat kondisi perekonomian dimasa Pandemi COVID-19 ini.

Oleh karena itu, kami atas nama ORMAWA UNRIKA mengajak seluruh Mahasiswa Universitas Riau Kepulauan serta Dosen untuk turut mengkampanyekan tuntutan sebagai berikut : 

1. Mendesak Pihak rektorat Universitas Riau Kepulauan untuk segera memberikan potongan SPP sebesar 50%

2. Mengoptimalkan sistem perkuliahan Daring/ E-learning

3. Mengatur sistem bimbingan dan ujian mahasiswa akhir

4. Memberikan kejelasan mengenai Acara Wisuda yang diundur untuk waktu yang belum ditentukan sebelumnya

Mari tandatangani petisi ini, mari Kampanyekan bersama !!! Stop Komersialisasi pendidikan ditengah pandemi !!!