Petition update

RUU Mahkamah Konstitusi yang Sarat Kepentingan Akan Segera Dibahas

KoDe Inisiatif
Jakarta Selatan, Indonesia

May 9, 2020 — 

Draf RUU Mahkamah Konstitusi telah berada di atas meja Presiden RI, satu tahap lagi menuju pembahasan di DPR. RUU ini berpotensi untuk menjadi komoditas "tukar guling kepentingan" antara pembentuk undang-undang dengan Mahkamah Konstitusi, mengingat tak ada hal substansial yang dirumuskan dalam draf RUU kecuali persoalan masa jabatan hakim dan usia minimal menjadi hakim konstitusi.

Kejanggalan lain tecermin dari timing pembahasan, RUU ini bukan Prolegnas Prioritas 2020, tetapi pembahasannya dipaksakan dan dikebut di tahun ini, di tengah pandemi Covid-19 yang tak kunjung reda. Hal ini semakin menimbulkan pertanyaan, apa urgensi kebut-kebutan membahas RUU ini? Untuk siapa RUU ini dibentuk?

Oleh karena itu, masyarakat perlu menolak RUU ini agar muruah peradilan konstitusi tetap terjaga serta agar independensi MK tidak diintervensi kepentingan kelompok tertentu. Mahkamah Konstitusi juga perlu proaktif bersikap dan menolak RUU ini, MK perlu menunjukkan apa sebenarnya yang lebih diperlukan untuk memperkuat kelembagaan MK dan menyatakan lembaganya tidak turut andil dalam pusaran tukar-menukar kepentingan ini.

Untuk membaca rilis tentang potensi konflik kepentingan dalam revisi UU Mahkamah Konstitusi, silakan klik di sini. Terima kasih.

 

Salam,

Violla Reininda


Keep fighting for people power!

Politicians and rich CEOs shouldn't make all the decisions. Today we ask you to help keep Change.org free and independent. Our job as a public benefit company is to help petitions like this one fight back and get heard. If everyone who saw this chipped in monthly we'd secure Change.org's future today. Help us hold the powerful to account. Can you spare a minute to become a member today?

I'll power Change with $5 monthlyPayment method

Discussion

Please enter a comment.

We were unable to post your comment. Please try again.