Petition update

Ini bahayanya kalau limbah batubara dan sawit dianggap tak berbahaya

Pdt Penrad Siagian
Indonesia

Mar 18, 2021 — 

Yang kita takutkan akhirnya kejadian. Omnibus law yang dulu ramai-ramai kita tolak, akhirnya mulai kelihatan dampaknya.

Saya membaca berita beberapa hari lalu. Presiden Joko Widodo membuat aturan turunan Omnibus Law yang menghapus limbah batu bara dan sawit dari kategori bahan beracun dan berbahaya (B3).

Coba teman-teman cek Peraturan Pemerintah No 22/2021, yang merupakan turunan dari UU Cilaka Omnibus Law. 

Tahun lalu kita turun ke jalan dan mengumpulkan jutaan dukungan masyarakat untuk menolak Omnibus Law yang CILAKA ini. Suara dari masyarakat sipil dan pemuka agama juga tak didengar pemerintahan Jokowi.

Teman-teman, saya sangat khawatir, karena ini bisa jadi memperparah kerusakan lingkungan yang selama ini sudah terjadi di Indonesia. 

Saya sudah melihat banyak korban yang menderita karena limbah B3. Di Banten, Lakardowo, dan banyak daerah di sekitar tambang batubara dan PLTU. Warganya banyak menderita penyakit seperti paru-paru, Infeksi Saluran Pernafasan Akut atau ISPA, dan bahkan kanker. Anak-anak, lansia, dan kelompok rentan lainnya lebih terancam akibat polusi air dan udara karena limbah B3. 

Saya hanya berharap Presiden Jokowi mau mendengar. Kalau Presiden mau mendengar dan akhirnya  mencabut aturan miras, harusnya Presiden juga mendengar soal penolakan Omnibus Law dan turunannya ini.

Teman-teman, kita tetap harus menyuarakan penolakan ini. Sudah cukup masyarakat menderita karena pandemi, jangan ditambah beban kesehatan dengan dampak limbah batubara dan sawit ini.

Limbah batubara dan sawit jelas berbahaya. Dengan mengeluarkan limbah batubara dan sawit dari daftar limbah beracun tidak membuat anak-anak Lakardowo seketika sembuh penyakit kulitnya. Tidak membuat anak-anak Banten sembuh penyakit pernapasannya.

Mari sama-sama minta Presiden Jokowi untuk mencabut Omnibus Law beserta turunannya. Kumpulkan lagi energi kita untuk bersuara. Tolong sebarkan petisi ini ke teman-teman dan keluargamu lagi.

Salam,

Pendeta Penrad Siagian

Foto : Bayi dan anak-anak warga Lakardowo


Keep fighting for people power!

Politicians and rich CEOs shouldn't make all the decisions. Today we ask you to help keep Change.org free and independent. Our job as a public benefit company is to help petitions like this one fight back and get heard. If everyone who saw this chipped in monthly we'd secure Change.org's future today. Help us hold the powerful to account. Can you spare a minute to become a member today?

I'll power Change with $5 monthlyPayment method

Discussion

Please enter a comment.

We were unable to post your comment. Please try again.