Haruskah penggunaan air untuk kebutuhan sehari-hari seperti MCK dan Peribadatan, berizin?

Haruskah penggunaan air untuk kebutuhan sehari-hari seperti MCK dan Peribadatan, berizin?

0 telah menandatangani. Mari kita ke 200.


Salam Sehat! Salam Cerdas!

Air adalah salah satu anugrah yang Tuhan berikan kepada kita umat manusia untuk digunakan dan kelola dengan baik dan benar. Namun ada anugrah lainnya yaitu hikmat dan akhlak yang Tuhan berikan untuk manusia dapat bertindak dengan baik dan benar. Setuju?

Sayangnya sekarang buat kamu yang pakai air untuk keperluan sehari-hari seperti MCK dan Peribadatan harus berhati-hati, karena bisa saja kamu kena pidana. Hah, kok bisa? atau bagaimana bisa?

Dalam perjalannya peraturan yang mengatur ini sering silih berganti. yang terbaru ada UU No. 17 Tahun 2019. Khususnya  Pasal 73 butir a
"Setiap Orang yang karena kelalaiannya:
a. melakukan kegiatan pelaksanaan konstruksi Prasarana Sumber Daya Air dan nonkonstruksi pada Sumber Air tanpa izin dari Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4O ayat (3);"
b.  ............ dst........
dipidana dengan pidana penjara paling singkat 3 (tiga) bulan dan paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling sedikit Rp300.000.000,00 (tiga ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah). 

nah loh, sekarang ada berapa banyaknya pemilik pompa sebagai konstruksi Sumber Daya Air ataupun bak penampungan air hujan/permukaan sekarang yang tidak memiliki izin? mungkin bisa saja puluhan juta. Ingat! Izin Isteri, tetangga dan RT/RW aja gak cukup yah, ingat harus izin dari Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah.

Jadi,

  • Apakah dengan adanya keluarnya peraturan ini 15 oktober 2019 sudah ada sosialisasi atau pembinaan kepada masyarakat sudah pernah dilakukan?
  • kemudian apakah logis untuk penggunan kebutuhan sehari-hari MCK dan Peribadatan ataupun keperluan sosial atau bahkan menyiram tanaman kita perlu izin ke Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah?
  • Apakah perlu diadakan kajian atau bahkan uji materi dari setiap pasal dalam Undang-undang No. 17 Tahun 2019 ini? mungkin rekan-rekan LBH ataupun yang berpengalaman dibidang hukum bisa membaca peluang ini.

Dan bisa saja mungkin dengan ditanda tangani petisi ini. kita bisa terbebas dari ancaman jeratan hukum pidana tersebut. Jadi mari bersama-sama bersatu untuk melek hukum dan cerdas terhadap setiap peraturan yang ada.