Petition update

Kebakaran hutan? Ya udah... perusahaan bebas, gak ada sanksi!

Asep Komarudin
Depok, Indonesia

Jul 4, 2020 — 

Awal bulan ini, DPR dan pemerintah sepakat tarik 16 RUU dari prioritas legislasi nasional 2020 dan akan dibahas lain waktu. Anehnya, RUU Cipta Kerja atau Omnibus Law yang kontroversial tetap lanjut dibahas. Malah kabarnya akan ketok palu dalam Sidang Paripurna 16 Juli.

Teman-teman, kita masih punya waktu untuk suarakan penolakan terhadap Omnibus Law ini. Bukan hanya hak-hak kita, buruh, petani dan masyarakat adat yang terancam kalau Omnibus Law ini disahkan, tapi undang-undang sapu jagat ini juga mengancam lingkungan dan spesies langka kebanggaan Indonesia!

Aturan di Pasal 37 Angka 3 RUU Cipta Kerja, luasan minimal 30 persen kawasan hutan yang mestinya dipertahankan untuk tiap daerah aliran sungai dan pulau-pulau, bakal dihapus. Hutan hujan tropis Indonesia yang dikenal ketiga terbesar dunia bakal tinggal cerita. Kalau hutannya hilang, satwanya seperti orangutan, gajah, pasti akan ikut punah.

Selain itu, siap-siap bakalan banyak kebakaran hutan lagi nih. Di pasal 37 angka 16, perusahaan pemegang izin konsesi di areal hutan nggak lagi harus tanggung jawab kalau ada kebakaran hutan di areal kerjanya. Mereka cuma wajib bikin upaya pencegahan dan pengendalian. Kalau terjadi kebakaran hutan, ya udah aja... bebas, gak ada sanksi! Ujung-ujungnya yang bakalan kena sanksi adalah petani kecil dan masyarakat adat.

Teman-teman,
Dari contoh diatas, jelas kan kalau investasi memang prioritas nomor satu dalam UU Cipta Kerja ini. Bahkan diatas kepentingan publik dan lingkungan hidup.

Miris kan? Tapi kita belum kalah teman-teman. Lebih dari 73 ribu dukunganmu lewat petisi ini adalah bukti kita tidak diam. Terus melawan. Walaupun tak bisa turun ke jalan karena harus jalani protokol PSBB, bukan berarti kita tak bisa bergerak. Kita tetap bisa bersuara.

Caranya? Gampang! Teman-teman ikuti langkah-langkah ini ya:

- Buka https://waspadaiomnibuslaw.id/
- Klik "Ayo Bersuara"
- Pilih Tokoh Pemerintah atau DPR yang ingin kamu sasar
- Klik “Kirim Tweetmu”
- Selesai

Kamu juga bisa terus sebarkan petisi ini melalui whatsapp grup kamu, ajak teman dan kerabatmu bersuara #AtasiVirusCabutOmnibus

Salam,
Asep Komarudin


Keep fighting for people power!

Politicians and rich CEOs shouldn't make all the decisions. Today we ask you to help keep Change.org free and independent. Our job as a public benefit company is to help petitions like this one fight back and get heard. If everyone who saw this chipped in monthly we'd secure Change.org's future today. Help us hold the powerful to account. Can you spare a minute to become a member today?

I'll power Change with $5 monthlyPayment method

Discussion

Please enter a comment.

We were unable to post your comment. Please try again.