Hentikan kekerasan terhadap jurnalis asli Papua

0 telah menandatangani. Mari kita ke 200.


Kekerasan terhadap jurnalis Jubi di tanah Papua bukan kali ini saja terjadi. Abeth You pertama kali mengalami perlakuan kasar dari aparat Kepolisian Resort (Polres) Jayapura Kota dan Kepolisian Sektor (Polsek) Abepura Kota saat meliput dan memotret foto para rohaniwan dari Katolik yang mengenakan juba kebesaran yang memuat aksi pembubaran paksa di Abepura, 10 Oktober 2015 lalu.

Tiga tahun berikutnya di Nabire, Abeth You wartawan muda yang energik ini kembali lagi mengalami nasib nahas. Dicekik lehernya, dipegang kuat tangannya, ditarik tasnya, tarik bajunya hingga kaca mata minusnya jatuh dan dirusaki oleh anggota polisi saat mengambil gambar terhadap seorang warga yang hendak masuk mendengar dan menyaksikan debat Kandidat Pilkada Deiyai tahap ke II di Guest House, Sabtu, 5 Mei 2018.

Setahun lalu, 1 Mei 2017, wartwan Juubi, Yance Wenda juga mengalami nasib yang sama. Yance Wenda diringkus saat meliput aksi demo KNPB pada 1 Mei 2017 di Sentani, Kabupaten Jayapura. Memang upaya penindakan terhadap oknum anggota Polisi dilakukan usai korban dan jurnalis melaporkan ke Propam Polda Papua.

Peristiwa naas yang dihadapi dua jurnalis Jubi bisa memberikan gambaran buruk dalam serjarah kekerasan di tanah Papua. Oriana Fallaci, jurnalis America Serikat mengatakan, jurnalis sebagai penulis sejarah modern yang sangat mengagumi Herdotus.

Tak heran kalau Fallaci bilang wartawan yang nantinya akan menjadi sejarah. "Wartawan merasakn sejarah dengan tangannya, wartawan juga menyaksikan sejarah dengan mata kepalanya sendiri," tulis Fallaci.

Proses perijinan jurnalis asing ke Papua tak sekadar soal ijin semata, tetapi sejarah kelam bisa terugkap dengan angle berbeda.



Hari ini: Perkumpulan Jubi dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jayapura mengandalkanmu

Perkumpulan Jubi dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jayapura membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Kepolisian Daerah Papua: Hentikan kekerasan terhadap jurnalis asli Papua". Bergabunglah dengan Perkumpulan Jubi dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jayapura dan 104 pendukung lainnya hari ini.