Berikan kebebasan di SMA Angsa

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Pada suatu hari siswa dan siswi di SMA Angsa mengalami kesurupan massal disebabkan oleh roh penghuni lapas yang memang terkenal sering gentayangan di SMA Angsa. Roh penasaran tersebut merasa terganggu karena banyaknya pagar yang ada di SMA Angsa, hal tersebut mengingatkan dia akan penderitaan saat dia di penjara dulu.  Salah satu siswa yang kesurupan mengatakan bahwa dia mendapatkan pesan dari roh penasaran tersebut. Roh yang hidup tak nyaman itu menceritakan bahwa saat dia di penjara dulu dia diharuskan masuk jam 06:30 setiap hari, dilarang beribadah setelah jam 07:30, tidak boleh melewati daerah perbatasan lapas tersebut yang memiliki pagar di sekelilingnya.

Roh penghuni lapas itu pun berteriak : 

"Bagaimana kami akan berkembang jika terus dikekang, biarkan kami terbang bebas menyusuri cakrawala ilmu pengetahuan yang tak terbatas, setiap nafas berhembus setiap itu pula pena kami terhunus, Kami tak perlu pagar tinggi ataupun waktu masuk lebih pagi dari waktu ayam bernyanyi, Wahai kalian siswa dan siswi SMA Angsa belajarlah dengan bebas karena itu kewajiban kalian hingga berpulang ke yang maha kuasa "