Petisi ditutup

Kami di Batam Butuh Transportasi Online

Petisi ini mencapai 547 pendukung


Dear Bapak Yusfa Hendri yang terhormat.

Keputusan baru-baru ini soal larangan operasional ojek online di Batam belum tepat di saat situasi ekonomi Batam yang lesu saat ini. 

Batam yang di gadang-gadang akan jadi hub/gerbang pariwisata Indonesia ke depannya butuh peningkatan infrastruktur dan situasi kota yang nyaman dan kondusif.

Dengan adanya ojek online, sudah mulai meningkatkan kenyamanan transportasi dan layanan lainnya yang belum pernah di rasakan selama ini.

Mulai dari hal memesan ojek yang lebih nyaman, cepat dan ongkos yang fair sampai layanan jemput antar barang dan lainnya yang bisa di manfaatkan untuk meningkatkan produktifitas warga Batam.

Layanan yang di hentikan ini sudah terbukti membantu ekonomi konsumen, pelaku usaha dan driver ojek online sendiri !

Kami mengerti ada regulasi yang mengatur seluruh transportasi di Indonesia. Dan kami harap bapak dan instansi yang terkait juga bisa mengerti kami membutuhkan fasilitas dan transportasi yang efisien dan terjangkau.

Bahkan bagi warga yang sudah memiliki kendaraan sendiri, layanan ojek online tetap jadi solusi sehari-hari !

Dampak dari keputusan di atas terbukti menghentikan lapangan kerja, menghambat pertumbuhan usaha, meningkatkan (lagi) potensi kriminal karena pengangguran, menimbulkan kericuhan, juga membuat kecewa kami yang membutuhkan ojek online.

Dear bapak Yusfa Hendri yang terhormat, mohon carikan solusi agar ojek online bisa beroperasi sesuai dengan regulasi tanpa harus menghentikan semua layanan yang jelas-jelas kami butuhkan di Batam.

KAMI BUTUH LAYANAN OJEK ONLINE !

 



Hari ini: Vicky mengandalkanmu

Vicky Andika membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Kepala Dinas Perhubungan Batam: Kami di Batam Butuh Transportasi Online". Bergabunglah dengan Vicky dan 546 pendukung lainnya hari ini.