Petisi ditutup

Cabut dan Revisi Surat Edaran Larangan Aktivitas Wisata di Sempu

Petisi ini mencapai 154 pendukung


Surat Edaran Nomor: SE.02/K.2/BIDTEK.2/KSA/9/2017 tentang Larangan Aktivitas Wisata ke Cagar Alam Pulau Sempu, dinilai terlalu mendiskreditkan WISATA dan  menempatkan WISATA sebagai SUMBER MALAPETAKA. Bagi masyarakat awam atau orang yang tidak paham WISATA, redaksi surat edaran ini terkesan mengajak, mengkampanyekan dan menebar kebencian atas nama aktivitas WISATA, sehingga akan timbul penilaian yang kurang baik terhadap aktivitas WISATA. Pemakaian redaksi kata WISATA dalam surat edaran itu sungguh bersifat subjektif, apalagi UU no 05 tahun 1990 yang dijadikan dasar rujukan itu tidak ditemukan adanya diktum yang menyatakan larangan aktivitas wisata. Dalam SE ini nampak jelas bahwa Kepala Balai Besar terkesan tidak memahami makna dan substansi WISATA yang sebenarnya sebagaimana dijelaskan dalam UU Kepariwisataan. Dalam UU tersebut (Pasal 4 huruf e) dijelaskan bahwa kepariwisataan bertujuan untuk melestarikan alam, lingkungan, dan sumber daya. Artinya, kepariwisataan termasuk WISATA sama sekali tidak merusak dan bertentangan dgn kelestarian alam dan lingkungan, termasuk juga dalam UU tersebut, dijelaskan bahwa kepariwisataan diselenggarakan dengan prinsip menjunjung tinggi norma agama dan nilai budaya
sebagai pengejawantahan dari konsep hidup dalam keseimbangan hubungan antara manusia dan Tuhan Yang Maha Esa, hubungan antara manusia dan sesama manusia, dan hubungan antara manusia dan lingkungan. Pertanyaannya...Kenapa WISATA harus dilarang ..?. Ingat....WISATA bukanlah makhluk bernyawa yang harus disudutkan dan dijadikan objek kebencian. Atas dasar pertimbangan tanggung jawab moral dan keilmuan, saya menuntut agar Kepala Balai Besar mencabut dan merevisi bahasa redaksi yang menggunakan kata WISATA, karena kata itu telah mendistorsi makna WISATA dan membuat masyarakat umum (tdk paham WISATA) memiliki interpretasi dan penilaian yg kurang baik terhadap WISATA.

 



Hari ini: Ahmad Faidlal mengandalkanmu

Ahmad Faidlal Rahman membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur: Cabut dan Revisi Surat Edaran Larangan Aktivitas Wisata di Sempu". Bergabunglah dengan Ahmad Faidlal dan 153 pendukung lainnya hari ini.