Petition Closed

Mohon Perbaiki Jalan Utama Karang Satria Secara Profesional & Tuntas

This petition had 49 supporters


TEMPO.CO, Jakarta - Lalu lintas di Jalan Raya Karang Satria Kecamatan Tambun Utara Kabupaten Bekasi terganggu akibat kerusakan jalan yang semakin parah. Bahkan, kendaraan roda empat sudah tidak bisa melintas karena ada sebagian jalan tergerus arus Kali Bekasi. "Rusaknya semakin parah, karena amblas," kata Herry Kurnia, 29 tahun, warga setempat, Rabu, 8 Maret 2017.

Menurut Herry, saat ini jalan itu hanya bisa dilewati sepeda motor. Namun tidak sedikit pengendara yang mengalami kecelakaan karena terperosok bagian jalan yang amblas. "Truk pengangkut gas pernah terbalik," katanya. Lantaran sudah banyak memakan korban, kata dia, penduduk menggelar unjuk rasa pada Ahad lalu. "Kami ingin jalan ini segera diperbaiki."

Berdasarkan pengamatan Tempo, jalan rusak karena amblas tersebut sepanjang sekitar 100 meter. Paling parah berada di sisi barat yang berbatasan dengan Kali Bekasi, elevasinya semakin miring, bahkan sebagian titik berlubang dipasang pengaman.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Kabupaten Bekasi, Adang Sutrisno mengatakan, amblasnya jalan tersebut karena tergerus arus Kali Bekasi. "Kali Bekasi merupakan kewenangan dari pemerintah pusat," kata Adang.

Adang mengaku pemerintah daerah sudah empat kali melakukan perbaikan di jalan tersebut. Namun, karena ada celah, air Kali Bekasi masuk di antara tanggul dengan badan jalan. Hal ini diperparah lokasi tersebut merupakan tikungan. "Arus yang masuk berputar dan menggerus dasar badan jalan," ujar Adang.

Karena itu, kata dia, butuh penguatan tanggul. Sebab, jika tidak demikian, perbaikan jalan di titik tersebut sia-sia. Ia menambahkan, pihaknya tengah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane di bawah Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. "Kami sudah melaporkan kejadian ini," kata Adang.

INFONITAS - Jalan Karang Satria, Kecamatan Tambun Utara, Bekasi mengalami amblas. Sehingga, ruas jalan mengakibatkan kerusakan. Dampak itu juga sejumlah sopir Angkutan Kota (Angkot) mengalami kerugian hingga 50 persen.

Sopir angkot K-04B  jurusan Proyek-Gabus, Marto mengaku, lebih dari sepekan amblasnya ruas jalan Karang satria. Namun hingga kini belum terlihat tanda-tanda perbaikan. Padahal, jalan tersebut merupakan jalan utama penghubung kota dan Kabupaten Bekasi.

"Ya, kami biasanya dapet duit Rp 180 ribu sehari. Sekarang mah dapetnya cuma seratus, penumpang banyakan naek ojek, abisnya kalau naek angkot kelamaan,"  kata Marto sat ditemui Infonitas.com di lokasi jalan amblas, Tambun Utara, Bekasi, Rabu (8/3/2017).

Jalan amblas diketahui sedalam satu setengah meter. Akibatnya, ruas jalan tidak dapat dilalui mobil. Kerusakan jalan itu juga menimpa pengemudi angkot lain. Seperti keluhan sopir angkot bernama Bewok. Menurut Bewok, saat ini rute perjalanan angkot semakin jauh akibat jalanan amblasa.

"Ya, kami harus muter jauh. Jadi seharusnya Rp 30 ribu itu kami dapat dua rute, ini jadi satu rute. Sewa kami juga pada beralih ke ojek," ujar Bewok.

Meski ruas jalan dinilai rawan kecelakaan, tak seorang pun petugas Kepolisian berjaga untuk mengatur lalu lintas. Hanya ada rambu peringatan yang diletakan di pinggir jalan.

 

JawaPos.com - Ratusan warga Desa Karang Satria, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi kesal karena akses jalan mereka rusak dan tak juga diperbaiki. Mereka memblokade Jalan Raya Satria dengan menaruh ranting pohon, kemarin (6/3). Akibatnya jalan itu hanya bisa dilintasi kendaraan roda dua.

Dalam aksinya, warga menuntut pemerintah daerah segera memperbaiki kontur tanah yang amblas digerus banjir. ”Banyak kecelakaan akibat jalan rusak disini. Puluhan sepeda motor tergelincir, dan terakhir kemarin ada mobil pengangkut elpiji terbalik. Kami ingin secepatnya jalan ini diperbaiki,” kata Hery, 29, salah satu warga.

Padahal, kata Hery juga, pemerintah daerah sudah berpengalaman memperbaiki jalan yang amblas. Namun, kekuatan jalan tetap tidak mampu menahan terjangan air. Sehingga, setiap banjir tiba, jalan itu kembali amblas. ”Sudah tiga sampai empat kali jalan ini diperbaiki Pemkab Bekasi, tapi rusak lagi, ambles lagi jalannya,” ungkapnya juga.

Hery menambahkan, sejak jalan itu amblas, puluhan sepeda motor sering terbalik di sekitar jalan tersebut. ”Kedalaman jalan yang ambles hingga mencapai 50 centimeter. Makanya kami minta para pengendara motor untuk berhati-hati,” tuturnya.

Sebelumnya, Jalan Raya Satria Mekar, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi amblas menjorok ke bibir tanah pada 23 Februari 2017 lalu. Jalan yang amblas itu sekitar 15 meter. Amblasnya karena gerusan air dari Kali Bekasi.

 

Dari berita-berita yang saya lampirkan di atas, dapat diketahui sudah betapa parahnya kondisi jalanan yang rusak. Bahkan hingga petisi ini dibuat, hanya ada inisiatif untuk meratakan dengan tumpukan tanah dan batu, entah itu dari pemerintah daerah atau swadaya masyarakat.

Maka dari itu, dengan petisi ini saya mengajak khususnya semua warga Tambun Utara pengguna Jalan Karang Satria, dan umumnya semua warga Indonesia yang peduli dengan perbaikan infrastruktur negara kita, untuk meminta kepada pihak terkait agar segera memperbaik jalan tersebut yang memang sangat vital bagi perekonomian masyarakat sekitar. 



Today: Fadhil is counting on you

Fadhil Naufal needs your help with “Kepada dr. Hj. Neneng Hasanah Yasin, Bupati Kabupaten Bekasi: Mohon Perbaiki Jalan Utama Karang Satria Secara Profesional & Tuntas”. Join Fadhil and 48 supporters today.