ANAK MUDA BERINGAS BERLINDUNG DI PAYUNG ALASAN "BELUM CUKUP UMUR"

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Saya menulis ini dengan hati yang tersayat, dan saya yakin bukan cuma saya yang merasakannya.

Awal tahun 2019 ini kita disambut dengan peristiwa muda mudi kita, "generasi bangsa", tak lagi mempedulikan pentingnya tata krama, dan kesopanan terhadap guru dan tenaga kerja di sekolah mereka. Tindakan yang dilakukan sudah melampaui batas norma kesopanan dan "gila".

Seperti yang baru-baru ini terjadi di Gresik, Jawa Timur. Seorang murid berlaku sangat tidak sopan dengan menantang gurunya sendiri berkelahi, bahkan menarik baju yang beliau kenakan . Lalu ada pula seorang cleaning service di SMPN 2 Takalar yang bukan cuma di hina, tapi di pukuli sampai babak belur oleh 4 orang siswa dan ORANG TUA nya. Belum lagi kejadian-kejadian di tahun 2018, tentang banyaknya beredar di internet, video dan berita tentang murid yang melecehkan, membully, bahkan berkelahi dengan gurunya.

Tentu saja penyelesaian masalah dilakukan. Tetapi mayoritas hanya dengan mediasi, dan diselesaikan secara kekeluargaan. Tidak ditindak lanjuti lebih dalam lagi dengan alasan masih belum cukup umur, masih pelajar, dsb. Dan INILAH yang patut disayangkan.

saya tekankan satu kalimat ini

"JIKA KASUS SEMACAM INI BENAR-BENAR TIDAK DI TINDAK LANJUTI DENGAN SERIUS, MAKA INI AKAN TERUS BERULANG." Terus berulang. Sampai moral bangsa ini terkuras habis! Perlu diketahui bahwa mediasi saja tidak cukup untuk mengatasi krisis moral seperti ini. Tentu saja harus ditumpas habis sampai ke akar-akar nya.

Ditambah lagi pendidikan di Indonesia yang sangat kurang fokus ke pendidikan karakter dan terkesan hanya fokus terhadap nilai-nilai akademis saja. Malah semakin menjadi "bahan bakar" untuk kasus-kasus seperti ini.

Maka dari itu saya mengajak anda semua untuk meninggalkan tanda tangan di sini. Agar hak-hak guru dan tenaga pengajar lebih di perhatikan lagi. Agar pendidikan karakter lebih di tegakkan lagi. Agar anak cucu kita nanti tidak hidup di jaman yang rusak. Dan agar hukum kita dapat memayungi keadilan.

Terima kasih