LINDUNGI AREAL PERSAWAHAN WARGA

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Persoalan lingkungan menjadi persoalan yang sering terjadi di negara kita, masyarakat sering menjadi korban. Baik oleh perusahan, kerusakan alam dan juga pertambangan, masyarakat awam menjadi makanan empuk untuk menjadi korban.

Padang Garugur adalah nama sebuah desa di kecamatan Batang Onang Kabupaten Padang Lawas Utara (pecahan dari Kabupaten Tapanuli Selatan) provinsi Sumatera utara. Dimasa orde baru, desa ini menjadi lumbung padi, pernah ditetapkan sebagai desa swasembada Pangan. Bahkan hingga masa Refermosi desa ini termasuk penghasil padi sebagai makanan pokok di negara kita. 

Empat atau lima tahun terahir ini, musibah mulai berdatangan. Penghasilan masyarakat yang hampir 90 % adalah petani, mulai berkurang. Irigasi yang menjadi sumber air, yang diangkat dari sungai Sihapas mulai berkurang. Tidak lagi mencukupi untuk mengairi persawahan, akibatnya hasil panen tidak lagi seperti biasanya. 

Penyebabnya, hadirnya penambangan galian C yang menurut keterangan, mereka sudah mengantongi izin. Bahkan hingga petisi ini layangkan delapan orang sudah ditangkap oleh POLRES TAPANULI SELATAN, untuk dimintai keterangan. Sehingga seluruh masyarakat Padang Garugur berbondong bondong mendatangi POLRES TAPANULI SELATAN untuk dibebaskan. 

Kejadian ini menurut warga, terjadi ketika mereka melakukan penghambatan jalan menuju penambangan galian C. Penghadang itu dilakukan berdasarkan hasil musyawarah desa Padang Garugur, akan tetapi kenapa yang delapan orang ini yang ditangkap. 

Warga desa Padang Garugur berharap keadilan, dan juga penutupan tambang galian C yang menyebabkan kerugian bagi seluruh masyarakat. Sedangkan perusahan yang beroperasi hanya memperkaya seseorang saja. 

Mari bantu warga Desa Padang Garugur mendapatkan keadilannya, dan juga menyelamatkan lahan pertanian warga yang menjadi sumber penghasilan masyarakat.