Dukung Kominfo untuk Memblokir Youtube

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Indonesia darurat pornografi. Masifnya akses internet memang membawa banyak keuntungan positif bagi masyarakat, tetapi di sisi lain juga membawa dampak buruk yang luar biasa. Semua orang bisa mengakses apa saja, termasuk anak-anak.

Sebuah survei menyatakan 28000 pengguna mengakses konten pornografi setiap detiknya(Webroot).

Data lain menyebutkan 70 juta orang mengakses situs pornografi setiap pekannya, dan 11 jutanya adalah anak-anak di bawah umur 18 tahun! (www.washingtonpost.com

Data yang mencengangkan.

Dan akses ke konten pornografi ini membawa efek buruk pada anak dan remaja. Adiksi pornografi menyebabkan kerusakan sistem syaraf yang melumpuhkan kinerja otak. (Neuropsikologi.com)

Anak dan remaja yang kecanduan pornografi akan menurun tingkat kecerdasannya karena mereka cenderung menelan informasi yang masuk daripada menganalisanya. Informasi pornografi langsung masuk ke otak belakang tanpa tersaring lebih dulu di otak depan. Bila terjadi terus-menerus, fungsi otak beralih ke bagian belakang. Bagian otak depan menjadi tidak aktif. Semakin jarang otak depan dipakai, maka akan terjadi kemunduran fungsi kognitif dan kecerdasan. (dr. Adre Mayza, SpK)

Saat ini banyak anak-anak ketagihan Youtube, sementara orangtua mereka begitu abai dan lalai melepaskan anak-anak mereka mengakses medsos ini tanpa pengawasan. Padahal konten-konten Youtube begitu mengerikan dan nyaris tanpa sensor.

Sudah saatnya kita berbuat sesuatu untuk menyelamatkan generasi penerus. #SaveIndonesia

 



Hari ini: alik mengandalkanmu

alik demi membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia: Dukung Kominfo untuk Memblokir Youtube". Bergabunglah dengan alik dan 4 pendukung lainnya hari ini.