Hentikan Konsumsi Daging Anjing, SEKARANG JUGA

0 telah menandatangani. Mari kita ke 1.000.


STOP Lagu, " Makan Anjing dengan Sayur Kol" Sekarang Juga!!!

Perdagangan dan konsumsi daging anjing adalah hal yang banyak terjadi di Indonesia. Tidak kurang hal ini sudah menjadi budaya dan kebiasaan bagi sebagian masyarakat di Indonesia.

Menurut Undang Undang Nomer 18 Tahun 2012 Tentang Pangan, daging anjing tidak termasuk bahan pangan. Pada Pasal 1 Ayat (1), daging anjing tidak termasuk dalam makanan konsumsi, karena bukan merupakan sumber hayati produk peternakan, kehutanan, atau jenis lainnya. Pangan adalah segala sesuatu yang berasal dari sumber hayati produk pertanian, perkebunan, kehutanan, perikanan, peternakan, perairan, dan air, baik yang diolah maupun tidak diolah yang diperuntukkan sebagai makanan atau minuman bagi konsumsi manusia, termasuk bahan tambahan Pangan, bahan baku Pangan, dan bahan lainnya yang digunakan dalam proses penyiapan, pengolahan, dan/atau pembuatan makanan atau minuman.

Anjing adalah hewan peliharaan, yang menjadi bagian dari kesayangan keluarga dan manusia; bukan hewan ternak apalagi untuk dikonsumsi. Anjing tidak dapat dibiakkan seperti ayam atau sapi untuk dikonsumsi dagingnya.

Berbagai penyakit juga dapat berbahaya bagi pengkonsumsi daging anjing. Anjing adalah mamalia, yang berarti penyakit yang dideritanya bisa menular kepada manusia. Sebut saja ringworm, rabies, kecacingan.

Sejak anjing tidak dapat dibiakkan layaknya hewan ternak; perolehan anjing untuk konsumsi biasanya berasal dari jalanan, atau hasil tindakan kriminal pencurian. Hal itu berarti tidak adanya sertifikasi bahkan uji kelayakan konsumsi daging yang memenuhi standar kesehatan.

Tidak kurang akhir-akhir ini dapat ditemui hingga ±50 versi lagu dari, "Makan Anjing dengan Sayur Kol" beredar di Youtube. Lagu ini mudah didengarkan dan diterima oleh siapa saja yang mendengarkannya. Lagu ini mensugesti orang untuk mengkonsumsi dan menikmati daging anjing dan varian masakannya.

Mempertimbangkan segala alasan di atas, sangatlah layak bagi Youtube untuk menghentikan segala versi penayangan lagu, "Makan Anjing dengan Sayur Kol". Hendaknya Kementrian Komunikasi dan Informatika juga berperan aktif dalam penghentian konten yang tidak mendidik dan lebih jauh lagi, berbahaya bagi kesehatan dan melanggar perundangan di Republik Indonesia. 

 



Hari ini: Sotyaparasto mengandalkanmu

Sotyaparasto Winajimursid membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "Kementerian Komunikasi dan Informatika: Hentikan Konsumsi Daging Anjing, SEKARANG JUGA". Bergabunglah dengan Sotyaparasto dan 522 pendukung lainnya hari ini.