Blokir Film Chucky dan Slenderman di Indonesia

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Akhir-akhir ini kita semua dikejutkan dengan adanya pembuhunan yang dilakukan oleh remaja puteri  N (15 tahun) di Sawah Besar Jakarta yang membunuh tetangganya berusia 5 tahun, dan dikabarkan bahwa N membunuh tanpa motif,  tetapi adanya keinginan yang besar untuk membunuh karena terinsipirasi dari film "Chucky" dan " Slenderman", tentu saja hal ini sangat meresahkan bagi para orang tua khususnya dan masyarakat umumnya, dan ternyata kasus serupa telah terjadi juga dibelahan negara lainnya.

Film bergenre horror dan sadis  yang di produksi perfilman luar negeri yaitu "Chucky" mengisahkan tentang boneka pembunuh, sementara “Slenderman” merupakan karakter fiksi seorang pria tipis tinggi, tanpa wajah, memiliki tentakel mengenakan baju hitam berdasi merah, dan umumnya Slenderman suka menculik bahkan menyiksa anak-anak,  meskipun fim horor ini telah diberi rating 18+ tetapi pada kenyataannya, banyak anak-anak remaja dibawah umur yang tertarik untuk menonton film ini, dan mereka  dapat menonton dengan mudah film tersebut baik melalui media internet, youtube maupun media lainnya tanpa syarat khusus, memang peran orang tua memang sangat penting untuk pengawasan dalam tontonan anak-anak, tetapi ada saja beberapa anak yang memanfaatkan kesempatan disaat orang tua lengah, atau memang kondisi keluarga anak yang tidak kondusif  disertai rasa penasaran  yang begitu tinggi,  membuat anak-anak  mencari dan menonton film tersebut secara diam-diam dan bahkan menjadikan tokoh-tokoh horor tersebut sebagai tokoh kesukaan sehingga membuat psikis anak-anak menjadi terganggu, untuk itu kami berharap adanya bantuan dari pihak Kementerian Komunikasi dan Informatika  (Kemenkominfo) disertai dukungan dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) serta Komisi Perlindungan Anak (KPA) agar mendukung dan membantu kami untuk melakukan blokir akses pada film tersebut baik dari internet, youtube maupun media lainnya di Indonesia.  Mari kita sama-sama membantu agar tontonan yang masuk ke Indonesia dari berbagai media dapat tersaring, dan menyuguhkan tontonan yang sehat terutama untuk anak-anak sebagai penerus bangsa.

Salam, 

Fitri