Nasib Tukang Cukur di masa Covid19

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Dengan adanya wabah Covid-19, dan pembatasan kerja oleh kementerian kesehatan dan pemerintah setempat, penutupan usaha yang tidak berbasiskan kesehatan dan bahan pangan.

Kami bidang jasa yang mengharuskan kontak fisik dengan customer kami, tapi bukan berarti tidak ada upaya dalam pencegahan, seperti :

1. Disinfektan seluruh alat

2. Menggunakan masker dan sarung tangan latex setiap customer 1 sarung tangan

3. Menggunakan sistem booking untuk mencegah antrian

4. Pembatasan jumlah karyawan dengan sistem shift

Kami meminta kebijakan dari pemerintah dan Kementerian Kesehatan untuk mengijinkan kami mencari nafkah untuk keluarga kami. 

Yang bekerja ojek online masih bisa mengantar barang, apa kami harus menggunting rumput?