PERMOHONAN MASYARAKAT MUSLIM KPD MUI UTK MEMBERHENTIKAN TENGKU ZULKARNAIN

0 telah menandatangani. Mari kita ke 5.000.


PERMOHONAN MASYARAKAT MUSLIM KEPADA MUI UNTUK MEMBERHENTIKAN TENGKU ZULKARNAIN.

Majelis Ulama Indonesia (disingkat MUI) adalah lembaga yang mewadahi para ulama, zu'ama, dan cendikiawan Islam di Indonesia untuk membimbing, membina dan mengayomi kaum muslimin di seluruh Indonesia.

Majelis Ulama Indonesia berdiri pada tanggal, 17 Rajab 1395 Hijriah, atau tanggal 26 Juli1975 di Jakarta, Indonesia,untuk membantu pemerintah dalam melakukan hal-hal yang menyangkut dengan umat Islam, seperti mengeluarkan fatwa dalam kehalalan sebuah makanan,[penentuan kebenaran sebuah aliran dalam agama Islam, dan hal-hal yang berkaitan dengan hubungan seorang penganut agama Islam dengan lingkungannya.

Pengabdian Majelis Ulama Indonesia tertuang dalam tujuh tugas MUI, yaitu:

1.Sebagai pengawal bagi penganut agama Islam
2.Sebagai pemberi edukasi dan pembimbing bagi penganut agama Islam
3.Sebagai penjaring kader-kader yang lebih baik
4.Sebagai pemberi solusi bagi masalah keagamaan di dunia internasional
5.Sebagai perumus konsep pendidikan Islam
6.Sebagai pengawal konten dalam media massa
7.Sebagai organisasi yang menjalankan kerja sama dengan organisasi keagamaan

Bahwa berdasarkan rekam jejak baik dalam memberikan pernyataan secara langsung maupun melalui media sosial, salah seorang pengurus MUI dan atau yang memiliki Jaban Wakil Sekjen MUI telah nyata menunjukkan sikap perilaku dan perbuatan yang tidak sesuai dengan tujuh tugas utama Majelis Ulama Indonesia

Bahwa banyak ummat muslim yang memiliki kecintaan terhadap organisasi msyarakat Independen yang fokus dan profesional bertugas sesuai khittah/tujuan utama pendirian sebagaimana tertera dalam AD/ART dan aturan internal MUI lainnya.

Terlepas dari segala perbedaan politik, dengan mengucapkan :
بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

kami masyarakat muslim memohon dan meminta pimpinan/pengurus dan atau pihak yang berwenang di dalam organisasi MUI untuk melakukan pemberhentian kepada TENGKU ZULKARNAIN.

Bahwa permohonan evaluasi, pemberhentian dan atau reposisi Tengku Zulkarnain adalah salah satu bentuk kepedulian dan kecintaan kami sebagai ummat kepada MUI

Bahwa rekam jejak digital dan dampak yang ditimbulkan oleh Tengku Zulkarnain baik dalam kapasitas pribadi maupun sebagai Wakil Sekjen MUI telah memberikan penilaian yang negatif dan mendelegitimasi kehormatan MUI dalam berbagai aspek khususnya dalam hal berakhlak terpuji sebagai ulama yang seharusnya menjadi panutan dan senantiasa mengutamakan proses tabayun.

Bahwa melalui akun media sosial twitter Tengku Zulkarnain telah berulang kali secara terus menerus melakukan / menyampaikan/menuliskan berita yang berkategori berita palsu/disinformasi, ujaran kebencian dan fitnah.

Demikian permohonan ini kami:

جَزَاكُمُ اللهُ

Billahi Taufik Wal Hidayah
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Tembusan :
Kementerian Agama RI
Majelis Ulama Indonesia
Nahdatul Ulama
Pengurus Besar Nahdatul Ulama
PP Muhammadiyah
Partai Persatuan Pembangunan
DPP PKB
Parmusi
Mathla'ul Anwar
Majelis Ta'lim Al Ittihadiyah
Majelis Ulama Indonesia, Provinsi Sumatera Utara
Majelis Ulama Indonesia - MUI Provinsi Sulawesi Tengah
Majelis Ulama Indonesia Provinsi Papua Barat