Kominfo, tolong take down seluruh linimasa sosial media Geert Wilders

0 telah menandatangani. Mari kita ke 500.


إلهي أنت مقصودي ورضاك مطلوبي أعطني محبتك ومعرفتك يا الله

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Kepada yang terhormat, Bapak Rudiantara S.Stat. MBA., selaku KOMINFO Republik Indonesia. Pertama-tama saya ingin mengucapkan "Taqabbalallahu Minna wa Minkum Shiyamana wa Shiyamakum Kullu aam wa antum Bikhair", mohon maaf lahir bathin nggih pak, Semoga bapak beserta keluarga senantiasa diberikan Kebahagiaan dan kesehatan, serta senantiasa selalu memiliki semangat yang tinggi dalam rangka menahkodai Kementrian Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Oh iya Pak, sebagai seorang anak bangsa yang memiliki hak curhat kepada bapak, saya ingin menceritakan curahan hati saya kepada bapak Menteri, karena saya meyakini, bahwa bapak Menteri insyaallah bisa membantu menyelesaikan segala kegundahan hati yang saat ini sedang saya alami.

Perkenalkan pak, nama saya Teguh 28 tahun (dan jomblo), seorang pemuda biasa yang kebetulan menghabiskan sebagian besar waktu saya untuk berselancar di dunia maya. Dunia maya begitu memberikan dampak yang luar biasa bagi saya Pak, sederhananya, aktivitas profesional saya berhubungan langsung dengan dunia maya.

Bapak Mentri yang terhormat, izinkanlah saya menyampaikan kegundahan ini pada Bapak.

Pak, satu hari yang lalu saya dibuat kaget, kesal, marah, dan galau oleh seseorang yang bernama Geert Wilders (red: Seorang Politisi Belanda). Bagaimana tidak Pak, Pak Wilders ini membuat sebuah sayembara untuk membuat gambar kartun Nabi Muhammad SAW. Saya kaget Pak, kesal, marah, sekaligus galau Pak, semuanya bercampur menjadi satu. Muslim mana sih pak yang tidak akan marah apabila mendengar dan membaca berita tersebut? Namun, saya juga galau, karena saya tidak memiliki otoritas dan kemampuan apapun untuk menghentikan sayembara yang dilakukan oleh Pak Wilders tersebut. Saya sudah kok melaporkan setiap postingan dan sosial media pak wilders tersebut kepada platform sosial medianya masing-masing, namun hasilnya tetap nihil. Postingannya masih ada.

Pak Wilders berdalih bahwa ia melakukannya atas dasar "Freedom of speech", kita sama-sama sepakat, tidak ada satu orang pun yang boleh melarang kebebasan berpendapat di muka umum, kebebasan berpendapat ini di atur dalamperundang-undangan setiap negara (inilah yang senantiasa saya ajarkan pada setiap adik-adik mahasiswa saya). Hanya saja, kebebasan tersebut tidak boleh sekali-kali melanggar kebebasan dan hak-hak orang lain. Dalam hal ini, pak Wilders boleh berpendapat apapun di muka umum selama tidak mengganggu hak dan keyakinan orang lain. Namun, ternyata pandangan Pak Wilders (boleh menggambar kartun Nabi Muhammad SAW) mengusik hak dan keyakinan jutaan bahkan milyaran penduduk muslim di seluruh Negara. 

Setelah memikirkannya selama semalam, akhirnya saya diberikan petunjuk untuk menulis petisi yang berisi curahan hati ini kepada bapak Menteri. Bapak memiliki otoritas yang sangat besar untuk menegur Pak Wilders, atau menutup linimasa sosial media Pak Wilders.

Indonesia merupakan negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, dan sekaligus menjadi poros pendidikan islam di dunia, harus mengambil peran aktif dalam menyelesaikan permasalahan ini Pak. Bukankah bapak senantiasa menghimbau untuk selalu melawan hoax, melawan ujaran kebencian? 

Harapan saya pak, 

  1. Pak wilders memohon maaf pada seluruh umat muslim;
  2. Postingan dan sayembaranya di hapus; dan atau
  3. Seluruh linimasa akun media sosial Pak Wilders di "Take Down"

Maaf pak apabila struktur kalimat dalam curhatan ini kurang rapi, karena saya ingin curhat dengan apa adanya. Insyaallah isi curhatan ini akan terus direvisi struktur kalimatnya, sesuai rekomendasi rekan-rekan yang menandatangani petisi ini.

Lombok Tengah, 20 Juni 2018

Hormat saya,

Muhammad Teguh

  • Kandidat Doktor Pendidikan Agama Islam di UIN Mataram
  • Rekan berfikir dan berdiskusi adik-adik Mahasiswa S1 Pendidikan Agama Islam UIN Mataram
  • Abdi dalem CIRSINDO (Center for islamic reform studies in Indonesia)


Hari ini: Muhammad mengandalkanmu

Muhammad Teguh membutuhkan bantuanmu untuk mengajukan petisi "kemeninfo: Kominfo, tolong take down seluruh sosial media Geert Wilders". Bergabunglah dengan Muhammad dan 443 pendukung lainnya hari ini.