Turunkan Tarif Ojek Online di Sukabumi

0 telah menandatangani. Mari kita ke 100.


Tarif baru ojek online (ojol) yang diterapkan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menimbulkan pro dan kontra bagi penumpang.

Ada penumpang yang mendukung kenaikan tarif tersebut. Namun lebih banyak yang keberatan dengan tarif baru ojol. 

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengeluarkan Peraturan Menteri Perhubungan No. 12 Tahun 2019 tentang Perlindungan Keselamatan Pengendara Sepeda Motor yang Digunakan Oleh Masyarakat.

Selain itu Kemenhub juga menerbitkan Keputusan Menteri Perhubungan No. KP 348 tentang Pedoman Perhitungan Biaya Jasa Penggunaan Sepeda Motor Yang Digunakan Untuk Kepentingan Masyarakat Yang Dilakukan Dengan Aplikasi.

Dimana ada 3 sistem zonasi yang diberlakukan kenaikan tarif ojek online. Dan Sukabumi masuk kedalam zona Dua

Sukabumi sendiri masuk ke dalam zona dua dengan tarif minimal Rp. 8.000 - Rp. 10.000.

 

Dalam hal ini kami selaku pengguna merasa sangat keberatan dengan tarif yang sedang berjalan, dimana peningkatannya terlalu signifikan, dengan kondisi geografis terutama untuk Kota Sukabumi yg tidak terlalu luas. Perubahan ini berpengaruh sekali terhadap kondisi perekonomian dan terhadap kebutuhan pokok yang lainnya.

Mohon Kepada pihak-pihak yang terkait untuk di evaluasi kembali.