BENAHI SISTEM SERTIFIKASI PELAUT SESUAI MANDAT STCW - PELAUT SUMBER DEVISA NEGARA

0 telah menandatangani. Mari kita ke 200.


Kepada:

Badan Diklat Pelaut

Dirjen Perhubungan Laut

KEMENHUB RI

KEMENKEU

Di Seluruh Indonesia.

 

Ganti baru sertifikat kami yg berdasarkan STCW Table B-1/2 "Tidak perlu direvalidasi"

Tanpa duduk atau ambil baru!

 

STCW telah mengatur secara gamblang requirements ini yaitu pada "Table B-1/2 List of certificates or documentary evidence under the STCW convention". Halaman 303.

 

Disana secara jelas disebutkan sertifikat apa saja yg perlu di revalidasi, registrasi, endorst, dan apa saja yg tidak perlu.

 

Kesalahan dari KEMENHUB yaitu Badan diklat adalah mereka terlanjur menuliskan kalimat "Sertifikat ini berlaku 5 (lima) tahun sejak tanggal dikeluarkan" di SEMUA SERTIFIKAT tanpa pandang bulu baik sertifikat yg harus direvalidasi maupun tidak.

 

Sepertinya ketika mencetak sertifikat, mereka tidak membaca regulasi tersebut dan ini sangat disayangkan. Sebagai regulator tidak membaca aturan dengan tuntas.

Akibatnya yg dirugikan adalah pelaut dan keluarganya, karena waktu dan biaya habis hanya sibuk mengurus sertifikat yang lama dalam penerbitannya.

 

Sedangkan sertifikat yg tidak perlu direvalidasi tersebut terlanjur tertulis ada masa berlakunya dan sementara badan diklat tidak mau merevalidasi dg alasan system diperhubungan sudah "LOCK".

 

Kemudian pelaut mau disuruh buat sertifikat baru, karena terlanjur ada masa berlakunya???

Ini kan tidak betul dan DZALIM terhadap pelaut....!!!!!!

PADAHAL TIDAK BISA DI PUNGKIRI, SEBAGIAN PEMASUKAN DEVISA NEGARA BERASAL DARI PELAUT-PELAUT INDONESIA YANG BEKERJA DI LUAR NEGERI.

 

KAMI MEMINTA "BADAN DIKLAT HARUS MENGGANTI BARU SERTIFIKAT YG TERLANJUR TERTULIS ADA MASA BERLAKUNYA TAPI BERDASARKAN STCW TIDAK PERLU REVALIDASI.  SERTA MENGHAPUS TULISAN MASA BERLAKU DISERTIFIKAT TERSEBUT.

TANPA DUDUK ATAU AMBIL BARU...!!! SESUAI REGULASI STCW

 

Tidak perlu di revalidasi = berlaku seumur hidup = tidak ada masa berlakunya = bukan ambil baru/duduk lagi = sertifikat yg terlanjur ada masa berlakunya harus ditukar kertas oleh badan diklat (tanpa duduk).

 

Jangan timpakan kesalahan kepada pelaut yg tunduk terhadap aturan.!!!!

Kepada Badan Diklat Pelaut.
Di Seluruh Indonesia.

Ganti baru sertifikat kami yg berdasarkan STCW Table B-1/2 "Tidak perlu direvalidasi"
Tanpa duduk atau ambil baru....!!!

STCW telah mengatur secara gamblang requirements ini yaitu pada "Table B-1/2 List of certificates or documentary evidence under the STCW convention". Halaman 303. (Silahkan lihat gambar photo dibawah)

Disana secara jelas disebutkan sertifikat apa saja yg perlu di revalidasi, registrasi, endorst, dan apa saja yg tidak perlu.

Kesalahan dari KEMENHUB yaitu Badan diklat adalah mereka terlanjur menuliskan kalimat "Sertifikat ini berlaku 5 (lima) tahun sejak tanggal dikeluarkan" di SEMUA SERTIFIKAT tanpa pandang bulu baik sertifikat yg harus direvalidasi maupun tidak.

Sepertinya ketika mencetak sertifikat, mereka tidak membaca regulasi tersebut dan ini sangat disayangkan. Sebagai regulator tidak membaca aturan dengan tuntas.
Akibatnya yg dirugikan adalah pelaut.

Akibatnya apa, sertifikat yg tidak perlu direvalidasi tersebut kadung ada masa berlakunya dan sementara badan diklat tidak mau merevalidasi dg alasan system diperhubungan sudah "LOCK".

Kemudian pelaut mau disuruh buat sertifikat baru, karena terlanjur ada masa berlakunya???
Ini kan tidak betul dan DZALIM terhadap pelaut....!!!!!!

BADAN DIKLAT HARUS MENGGANTI BARU SERTIFIKAT YG TERLANJUR TERTULIS ADA MASA BERLAKUNYA TAPI BERDASARKAN STCW TIDAK PERLU REVALIDASI. SERTA MENGHAPUS TULISAN MASA BERLAKU DISERTIFIKAT TERSEBUT.
TANPA DUDUK ATAU AMBIL BARU...!!!

Tidak perlu di revalidasi = berlaku seumur hidup = tidak ada masa berlakunya = bukan ambil baru/duduk lagi = sertifikat yg terlanjur ada masa berlakunya harus ditukar kertas oleh badan diklat (tanpa duduk).

Jangan timpakan kesalahan kepada pelaut yg tunduk terhadap aturan.!

MOHON SEGERA DI TINDAK LANJUTI