TOLAK WACANA LARANGAN LINTAS JURUSAN 2020

0 telah menandatangani. Mari kita ke 200.


Tolak wacana larangan lintas jurusan 2020

Kebijakan pemerintah yang akan diajukan pada tahun 2020 banyak menuai protes dari kalangan pelajar dikarenakan kebijakan tersebut dibuat secara mendadak dan banyak anak kelas 12  yang belum memiliki kesiapan, tidak setuju akan berbagai kebijakan tersebut, mereka menilai bahwa kebijakan-kebijakan tersebut memberikan dampak negatif bagi masa depan mereka salah satunya larangan lintas jurusan pada sbmptn 2020 sedangkan banyak pihak yang merasa bahwa mereka salah jurusan ketika SMA dan ada juga yang dipaksa orang tua nya untuk masuk ke jurusan yang tidak sesuai dengan minat dan bakat mereka, sehingga mereka memilih untuk lintas jurusan ketika masuk perguruan tinggi. Beberapa alasan saya menolak kebijakan tersebut dikarenakan :

1. Kebijakan larangan linjur membatasi hak pelajar untuk meraih cita-citanya

Sesuai dengan UUD 1945 pasal 28H ayat 2 bahwa, "setiap orang mendapat kemudahan dan perlakuan khusus untuk memperoleh kesempatan dan manfaat yang sama guna mencapai persamaan dan keadilan." kami sebagai pelajar memiliki hak yang sama untuk memperoleh kesempatan dan manfaat dalam meraih cita-cita. jika mimpi-mimpi kami dibatasi karena larangan lintas jurusan maka hal tersebut dapat membawa dampak buruk bagi masa depan kami yang ingin meraih cita-cita sesuai passion yang kami miliki, kami merasa ketika SMA jurusan yang kami geluti tidak sesuai dengan passion kami. Oleh karna itu, lintas jurusan adalah harapan satu-satunya bagi kami yang ingin merubah masa depan kami menjadi lebih baik.

2. Memaksa pelajar yang ingin linjur untuk memilih jurusan yang tidak sesuai minat

Jika lintas jurusan dilarang maka pelajar yang ingin linjur akan terpaksa mengambil jurusan yang tidak ia minati atau bahkan banyak anak bangsa yang akan mengambil kuliah di luar negri agar bisa mendapatkan jurusan yang sesuai dengan minat mereka, hal ini dapat menyebabkan indonesia kekurangan SDM yang berkualitas dibidangnya karena tenaga ahli banyak yang terserap ke luar negri.

3. Skill saat bekerja tidak optimal dikarenakan jurusan yang diambil tidak sesuai bakat 

Jika larangan tersebut benar terjadi maka anak tidak dapat memilih jurusan yang sesuai dengan bakatnya ketika masuk perguruan tinggi sehingga mereka harus terpaksa memasuki jurusan yang tidak sesuai dengan skill yang mereka punya akibatnya ketika masuk dunia kerja mereka belum memiliki kesiapan yang matang dan tidak dapat bekerja secara optimal dikarenakan jurusan yang mereka ambil tidak sesuai dengan bakat mereka.

          Jika kebijakan pemerintah tersebut dibuat karena untuk menyerap tenaga yang ahli dibidang sains dikarenakan bidang tersebut saat ini banyak dibutuhkan diindonesia itu bukanlah cara yang efektif menurut saya, karena jika kebijakan tersebut benar dilakukan maka yang sudah saya jelaskan tadi bahwasannya itu akan menyebabkan tenaga ahli yang terserap bukan tenaga ahli yang cukup berkualitas dibidangnya karena mereka terpaksa menggeluti jurusan yang tidak sesuai dengan minat dan bakat mereka ketika di Perguruan Tinggi. Sebaiknya pemerintah terlebih dahulu melakukan pembenahan sistem pendidikan dari akar-akarnya, tidak dengan merubah kebijakan secara mendadak dan tanpa kesiapan seperti ini. Jika ini dilakukan maka anak bangsa yang terlanjur memilih jurusan yang salah ketika SMA dan dilarang untuk masuk pada jurusan yang mereka minati ini merupakan tindakan yang salah karna sebelum dikeluarkan kebijakan seperti ini seharusnya terlebih dahulu pemerintah mensosialikasikan kepada para pelajar yang akan masuk SMA mengenai bagaimana jurusan IPA atau IPS secara jelas agar mereka memahami bakat dan minat mereka ada dimana. Jadi jika anak yang akan masuk SMA tersebut telah mendapatkan sosialisasi maka pada angkatan mereka ketika masuk perguruan tinggi larangan linjur dapat diterapkan. Sehingga indonesia dapat melahirkan bibit-bibit unggul untuk tenaga ahli yang profesional dibidangnya. Karena dilingkungan masyarakat masih banyak kesalahpahaman dan kurangnya informasi mengenai jurusan yang ada di SMA.